Istri Dikecam, Alec Baldwin Putuskan Tinggalkan Twitter

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alec Baldwin/Instagram

    Alec Baldwin/Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor sekaligus komedian Alec Baldwin memutuskan untuk meninggalkan Twitter setelah istrinya Hilaria Baldwin dikecam lantaran aksen Spanyol-nya.

    Melalui laman Twitter pribadinya, Alec Baldwin mengucapkan selamat tinggal kepada para penghuni platform sosial media dengan mengunggah pesan singkat.

    "Twitter seperti sebuah pesta di masa semua orang berteriak. Tidak ada pesta lagi, mulai sekarang selamat tinggal," kata Baldwin dilansir Aceshowbiz, Selasa 19 Janauri 2021.

    Banyak penggemar Baldwin yang sedih dengan pengumumannya tersebut. Seseorang menjawab, "Saya menyesal Anda merasa harus pergi. Saya harap suatu hari nanti Anda kembali dan mengabaikan para pembenci."

    "Tolong kembali," ujar yang lainnya.

    "Cobalah untuk mengabaikan sisi jelek Twitter. Saya senang membaca tweet dan retweet Anda. Kami akan merindukan Anda di sini," komentar penggemar lainnya.

    Keputusan Baldwin datang setelah istrinya, Hilaria, dituduh ingin menjadi seperti orang Spanyol. Menanggapi kritik yang muncul pada akhir Desember 2020, Hilaria mengatakan bahwa dia merupakan seorang gadis kulit putih yang lahir di Boston tetapi menghabiskan sebagian masa kecilnya di Spanyol.

    Baldwin sendiri kemudian membela Hilaria, "Orang merasa bahwa mereka bisa mengatakan apa saja. Mereka bisa berbicara semaunya. Mereka mungkin ingin melakukan apa saja jika tidak berisiko tertangkap dan masuk penjara."

    "Saya akan mengatakan sebagian besar yang dikatakan itu.. salah. Dan mereka mengatakan itu pada orang yang saya cintai. Ketika Anda mencintai seseorang, Anda pasti ingin membela mereka," kata Alec Baldwin.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.