Diperankan Ardhito Pramono, Kisah Kale di NKCTHI Berlanjut

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ardhito Pramono sebagai Kale di film NKCTHI. (Instagram - @ardhitopramono)

    Ardhito Pramono sebagai Kale di film NKCTHI. (Instagram - @ardhitopramono)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kisah Kale yang diperankan oleh Ardhito Pramono dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) akan dilanjutkan. Selain diumumkan oleh sutradara Angga Dwimas Sasongko, dalam keterangan resminya, Kamis, 30 Juli 2020, Ardhito Pramono juga telah mengkorfimasi hal tersebut melalui akun media sosial Twitter dan Instagram miliknya.

    Bahkan di Twitter perbincangan tentang akan seperti apa kisah lanjutan Kale sempat menjadi trending topic.

    Selain berperan sebagai Kale, Ardhito Pramono juga mengisi soundtrack film NKCTHI. Dua lagu Ardhito yang berjudul Bitter Love dan Fine Today turut menjadi napas berjalannya cerita pada film tersebut.

    Sebagai Kale, Ardhito Pramono berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Pemeran Pendatang Baru Terfavorit dalam ajang Indonesian Movie Actor Awards (IMMA) 2020. Dia berhasil menyisihkan empat nomine lainnya, seperti Jerome Kurnia (Bumi Manusia), Kiky Saputri (Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan), Maizura (Bebas), dan Muhammad Khan (Kucumbu Tubuh Indahku).Poster film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang mulai tayang di bioskop pada Kamis 2 Januari 2020. Instagram.com/@auroramanda95

    “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada banyak pihak terutama kepada Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradara dan Anggia Kharisma sebagai produser dari Visinema Pictures yang mempercayakan peran Kale kepada saya," kata Ardhito Pramono saat menerima penghargaan.

    Ardhito Pramono tidak menyangka debutnya di film mendapat penghargaan. "Tentunya ini menjadi semangat saya untuk terus berkarya di dunia film dan juga dunia musik," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.