Tagihan Air rp 26 Juta, Rizky Kinos: Dipikir Gue Buka Waterbom?

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nycta Gina dan Rizky Kinos tengah berbelanja di saat wabah corona meluas. Foto: Instagram

    Nycta Gina dan Rizky Kinos tengah berbelanja di saat wabah corona meluas. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Nycta Gina, kini giliran Rizky Kinos mengungkapkan kegusarannya setelah mendapatkan tagihan air lebih dari Rp 26 juta. Berbeda dengan sang istri yang berusaha kalem dengan mengunggah foto keluarga, Rizky justru mengunggah video saat bermain di waterbom. 

    "Tagihan iuran air Rp 26 juta!!! Dipiikir gw franchise Waterbom cabang Pulomas???" tulisnya pada keterangan unggahan video yang menyindir itu di akun Instagramnya pada Ahad, 19 Juli 2020. Unggahan video saat ia mencoba bermain selancar di derasnya arus di Waterbom itu memang bermaksud menyindir Aetra Jakarta, tempat ia berlangganan air.

    Rizky menuturkan, jika alasan kebocoran air dijadikan alasan menaikkan tagihan, seharusnya lonjakannya tidak sampai ratusan kali lipat. "Sebocor-bocornya instalasi air, pemakaian kurang dari sebulan, masa sih sampai Rp 26 juta @aetrajakarta," tulisnya dengan huruf kapital. 

    Sebelumnya, Nycta Gina menjelaskan lonjakan tagihan air yang mengerikan itu."Kemarin kayak disamber gledek kita dapat tagihan air Rp 26 juta lebih, padahal biasanya gak sampai Rp 100 ribu per bulannya, ternyata ada pipa bocor dll," tulisnya pada Sabtu, 18 Juli 2020. 

    Kenaikan yang mengagetkan itu membuat ia dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah lama mereka. "Akhirnya terpaksa semua pompa dimatiin, gak ada air, kita ngungsi deh," ujarnya menambahkan. 

    Gina menjelaskan, ia belum lama membayar tagihan bulan sebelumnya sebesar Rp 89 ribu. Angka ini tak jauh beda dengan bulan-bulan sebelumnya, yang tak pernah menyentuh angka Rp 100 ribu. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.