Wabah Corona Belum Mereda, CGV Perpanjang Penutupan Bioskop

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Beberapa pusat perbelanjaan bahkan tutup sebagian dan hanya membuka bagian supermarket, apotek dan ATM. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Beberapa pusat perbelanjaan bahkan tutup sebagian dan hanya membuka bagian supermarket, apotek dan ATM. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta -Pengelola CGV Cinema mengumumkan perpanjangan waktu penutupan sementara jaringan bioskopnya di Indonesia hingga batas waktu yang belum ditentukan.

    Keputusan perpanjangan penutupan bioskop itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona dan menjalankan instruksi pemerintah pusat yang ditindaklanjuti dengan beragam Surat Edaran Kepala Daerah di daerah masing-masing.

    "Perseroan berkomitmen untuk selalu menyediakan lingkungan bioskop yang aman, nyaman dan sehat untuk para staf dan pengunjung CGV. Keselamatan dan kesehatan mereka adalah prioritas utama di saat masa krisis ini berlangsung," ujar Direktur CGV, Dian Sunardi Munaf dalam siaran persnya, Selasa.Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Dalam upaya pencegahan penularan COVID-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penutupan sementara kegiatan operasional usaha hiburan dan rekreasi. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    CGV menyebut total ada 68 bioskop, dan 397 layar yang tersebar di 33 kota dan 15 provinsi di Indonesia yang ditutup sementara. Selama masa penutupan, pihak CGV mengaku melakukan langkah pencegahan dengan menyemprotkan disinfektan di auditorium dan ruangan lain.

    Pengelola CGV mengungkapkan akan terus memantau, serta mengikuti arahan dari pemerintah pusat dan daerah terkait rencana pembukaan kembali jaringan bioskopnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.