Gerald Situmorang dan Sri Hanuraga Berkolaborasi dalam Album Meta

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • gitaris Barasuara, Gerald Situmorang (GeSit) merilis album jazz kolaborasi dengan Sri Hanuraga (Aga) berjudul Meta

    gitaris Barasuara, Gerald Situmorang (GeSit) merilis album jazz kolaborasi dengan Sri Hanuraga (Aga) berjudul Meta

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah kolaborasi dihadirkan dua musikus muda pemenang AMI Awards, Gerald Situmorang (Gesit) dan Sri Hanuraga (Aga). Kolaborasi keduanya melahirkan sebuah album musik berjudul Meta.

    Meta bermakna suatu perubahan atau beyond. Kolaborasi musikus berbakat ini dituangkan dalam 11 lagu yang mengisi album Meta. Di dalam album tersebut berbagai eksplorasi permainan gitar dan piano yang merupakan keahlian Gesit dan Aga dituangkan. 

    Berdasarkan keterangan media yang diterima Tempo, Jumat 1 Februari 2019, komposisi dalam album ini difokuskan pada eksplorasi timbre dan kekayaan nuansa dalam format komposisi panjang melalui piano yang dimodifikasi atau prepared piano. Bagian tersebut tentunya menjadi ruang eksplorasi Aga. Sedangkan Gesit, mengeksplorasi sisi gitar serta efek-efek yang digunakan.

    Selain melalui bunyi mereka juga menghadirkan penelusuran lain melalui kolaborasi  dengan Ify Alyssa lewat lagu Menuju ke Sana. Juga ada spoken words lewat lagu Hyperreality yang diisi oleh Rebecca Kezia.

    Album duet jazz piano-gitar Meta ini telah disiapkan sejak 2017. Idenya sudah ada sejak 2014 saat Aga bermain dengan Gesit Trio di tahun 2014. Album META sempat diperdengarkan pertama kalinya dalam listening party di Kios Ojo Keos yang dihadiri sejumlah musikus dan publik. Single mereka, God of Dragons mendapat respons positif setelah diunggah di kanal Youtube dan juga Instagram.

    Dalam penggarapan album ini, ada sosok Stevano berperan sebagai mixing engineer dan Dimas Pradipta sebagai mastering engineer. Album ini dirilis secara digital mulai 1 Februari 2019. Rilisan fisiknya akan berlangsung di Salihara Jazz Buzz: Jazz Sans Frontier di Komunitas Salihara pada 9 Februari mendatang.

    Aga dan Gerald sebelumnya sudah pernah berkolaborasi dalam album Monita Tahalea dan juga di beberapa panggung musik. Aga pun pernah memainkan piano dan synthesizersnya dalam album solo Gerald, Dimensions.

    Baca: The Rocktober, Band Indie Mengenang Band Rock Mancanegara

    Gerald memulai karier musiknya bersama Sketsa. Kini ia aktif sebagai bassist Barasuara. Aga, pianis jazz yang menamatkan pendidikan Conversatory of Amsterdam ini banyak mengeksplorasi bunyi musik tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.