Minggu, 21 Oktober 2018

Disebut Nyaleg Lantaran Karier Menyanyi Merosot, Krisdayanti Cuek

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diva cantik Indonesia, Krisdayanti, diusung oleh PDIP menjadi calon legislator DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur V. Bukan hanya Krisdayanti, PDIP juga mengusung sejumlah musikus dan selebritas Indonesia. Foto/krisdayantilemos/instagram.com

    Diva cantik Indonesia, Krisdayanti, diusung oleh PDIP menjadi calon legislator DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur V. Bukan hanya Krisdayanti, PDIP juga mengusung sejumlah musikus dan selebritas Indonesia. Foto/krisdayantilemos/instagram.com

    TEMPO.CO, JakartaKrisdayanti masuk bursa calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilu 2019. Keputusan Krisdayanti untuk berpolitik sudah final. Apakah Krisdayanti bakal pensiun dari dunia hiburan?

    Baca: Lebih Banyak di Jakarta, Krisdayanti Jalani LDR dengan Suami

    "Dunia artis itu time over-nya cepat. Bagi siapa-siapa yang bisa bertahan, eksistensinya lama itu enggak banyak," ucapnya di ATM Waroeng Rakyat, Kranggan Permai, Bekasi, Jumat malam, 10 Agustus 2018.

    Krisdayanti tidak keberatan jika ada yang menilai alasannya terjun ke politik karena sudah tak laku sebagai penyanyi.

    "Kalau orang berasumsi kenapa saya terjun ke politik karena sudah surut di dunia entertain, boleh-boleh aja dan sah-sah saja. Tapi bidang legislatif itu adalah sebuah pencapaian lain, mengemban amanah rakyat Indonesia. Itu buat saya kebanggaan," kata dia.

    Pelantun Menghitung Hari itu menegaskan dia terjun ke politik bukan sekadar ikut-ikutan. "Tapi terjunnya saya ke politik bukan coba-coba ya. Karena saya yakin politik bisa mensejahterakan rakyat," ucap Krisdayanti.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.