Konser, Jennifer Lopez Emoh Nyanyikan No Me Ames  

Sabtu, 01 Desember 2012 | 13:19 WIB
Konser, Jennifer Lopez Emoh Nyanyikan No Me Ames  
Jennifer Lopez saat konser di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta, (30/11). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Sepertinya Jennifer Lopez benar-benar ingin melupakan masa lalunya dengan mantan suaminya, penyanyi Marc Anthony. Pada salah satu segmen, layar IMAX di tengah panggung yang sengaja dibawanya memperlihatkan beberapa foto dan video JLo dengan kedua anaknya, Max dan Emme.

Kebersamaan JLo dengan anak kembarnya itu terlihat jelas. JLo yang menciumi mereka, menggendong, berenang, dan banyak melakukan aktivitas bersama tanpa satu pun ada sosok Anthony di situ.

Bahkan, ketika JLo berkomunikasi dengan penonton MEIS, Ancol, Jumat malam, 30 November 2012, dalam rangkaian "JLo Dance Again World Tour 2012", yang memintanya menyanyikan No Me Ames, JLo tersenyum dan menggelengkan kepala. Dia emoh menyanyikan lagu No Me Ames, yang dilantunkannya bersama Anthony.

"Ayo, kita nyanyi apa lagi?" tanya JLo pada penonton. JLo mengenakan gaun panjang biru tosca yang seksi karya desainer Libanon, Zuhair Murad.

"Nyanyi lagu No Me Ames?"tanya JLo lagi. Dia menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

Meski tidak ada Anthony di panggung, bisa saja JLo menampilkan klip Anthony dan suaranya lewat layar IMAX. Seperti ketika dirinya duet dengan Pittbull untuk lagu Dance Again.

Setelah bercerai dengan Anthony, JLo kini sedang berpacaran dengan Casper Smart, salah seorang penari latarnya yang malam itu juga datang. Bahkan JLo dan Smart berduet menari bersama pada lagu Dance Again. JLo terlihat tertawa gembira bersama Smart.

ALIA FATHIYAH

Berita Lain:
Trik Jennifer Lopez Menutupi Kelelahan di Panggung
Ada Apa Saja Selama K-pop Idol Ikut Training
Ada yang Kecewa dengan Konser JLo
Konser, Jennifer Lopez Ternyata Bisa Ngos-ngosan

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan