Nuansa Salawat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Ya Allah... Ya 'Aliyu, Ya Kabier. Ya 'Alimu, Ya Qadir, Ya Sami'u, Ya Bashir, Ya Lathifu, Ya Khobir. Ya Allah.... Itu penggalan lirik lagu Ya Allah... yang dilantunkan Sulis, mantan penyanyi cilik yang kini berusia 17 tahun. Jumat lalu, Sulis yang dikenal sebagai pasangan duet Haddad Alwi itu meluncurkan album terbaru bertajuk sama dengan judul lagu di atas di Cafe Tea Addict, Jakarta. Lagu andalan Ya Allah..., menurut siswi kelas II Sekolah Menengah Atas 6 Jakarta, itu adalah lagu dengan warna baru. Perpaduan antara melodi yang memiliki beat dinamis dan ciri khas berupa kelembutan. Lagu ini bertempo sedang dengan kekayaan perkusi, biola, dan flute. Latar paduan suara membuat lagu ini terkesan megah. Kalimat indah Asmaul Husna itu bermakna kepasrahan penuh seorang hamba kepada Sang Khalik. Lagu ini menyentuh batas pendengaran dan hati. "Saya tetap khusyuk dalam melantunkan liriknya supaya nuansa salawatnya tidak hilang," kata gadis kelahiran Solo, 23 Januari 1990, itu. Album ini dipersembahkan Sulis di bawah label Warner untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Eksekutif produser Haydar Yahya dan Omer Asir menulis lagu ini untuk Sulis. Yahya mengaku ia memilih beberapa aransemen yang justru tidak identik dengan lagu-lagu religius Islami pada umumnya. "Kami menyebutnya musik Sufi Cafe," katanya. Istilah ini mengacu pada lirik yang memiliki kedalaman, yang tidak hanya berupa kalimat puji-pujian dalam iringan musik dan tidak terkesan tradisional, tapi juga memiliki entakan dinamis.Pada album ini Sulis tidak hanya merangkum lagu puji-pujian pada Sang Pencipta. Dalam beberapa lagu ada lirik sosial yang menggugah keimanan kita. Dengar saja lagu lawas yang pernah dipopulerkan oleh Black Brothers, Kiamat. Album ini juga memuat lagu yang pernah dilantunkan Sulis sebagai theme song sejumlah sinetron religius di layar kaca, antara lain Misteri Ilahi, Misteri Dua Dunia, Do'aku, dan Ya Nabi Salam. "Lagu Ya Allah... ini jadi theme song sinetron Cinta 2020 di mana saya ikut terlibat," ucap Sulis. Sulis mencuri perhatian pencinta musik saat berduet dengan Haddad Alwi dalam sejumlah lagu pada beberapa album religius Cinta Rasul sepuluh tahun lalu. Bila dalam "Cinta Rasul 1" sampai "Cinta Rasul 3" Haddad berduet dengan Sulis, "Cinta Rasul 4" (2004) adalah album solo perdana Sulis. Itu disusul dengan album "Cinta Rasul Pop" (2005), "Sulis dan Orchestra" (2006).Menariknya, Sulis cilik waktu itu malah menangis begitu mendengar hasil suara setelah direkam. "Itu bukan Sulis, bukan suaraku," kata Sulis mengenang masa kecilnya. Kini Sulis tak lagi menangis. Malah dia terlibat dalam pembuatan musik dan lagu album terbarunya. l EVIETA FADJAR

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.