Ngotot Konser di Israel, Radiohead Tuai Kecaman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup band Radiohead. ishitmusic.com

    Grup band Radiohead. ishitmusic.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Radiohead band asal Inggris tetap melangsungkan konser di Yarkon Park, Tel Aviv, Israel pada Rabu, 19 Juli 2017 waktu setempat. Konser grup band yang digawangi oleh Thom Yorke ini menuai kecaman dari banyak pihak termasuk penggemar mereka.

    Mereka marah karena sebelumnya mereka telah membuat petisi untuk Radiohead agar tidak menggelar konser di Israel. Melalui dunia maya, para penggemar membuat imbauan tertulis berupa surat terbuka. Surat terbuka itu dimaksudkan untuk memohon pada Radiohead agar mereka membatalkan konsernya di Israel. Pasalnya Israel dianggap melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional.

    “Dengan permohonan kepada Radiohead untuk membatalkan konser di Israel. Rakyat Palestina meminta kalian untuk mengambil langkah kecil, guna membantu menekan Israel menghentikan pelanggarannya atas hak asasi manusia dan hukum internasional," tulis mereka dalam surat terbuka itu.

    Surat terbuka tersebut juga ditandatangani oleh berbagai kalangan, mulai dari bintang film, musikus, penulis, hingga desainer. Musikus Roger Waters, sutradara film Kenneth Charles Loach, dan musikus Brian Eno ikut menandatangani  surat terbuka tersebut. Mereka mengatakan bahwa band yang terbentuk pada 1985 itu menunjukkan standar ganda dengan tampil di negara yang memiliki sistem apartheid menentang orang-orang Palestina.

    Sutradara film asal Inggris Kenneth Charles Loach bahkan menuliskan surat terbuka kedua yang meminta vokalist Radiohead Thom Yorke untuk bertemu dan berdiskusi dengannya mengenai rencana konser tersebut.

    Alih-alih menyetujui pertemuan tersebut, Yorke menanggapi dengan sebuah cuitan di akun Twitter-nya bahwa melakukan konser di sebuah negara tidak sama dengan mendukung suatu pemerintahan. “Kami telah bermain di Israel selama lebih dari 20 tahun melalui suksesi pemerintahan. Beberapa lebih liberal daripada yang lain. Seperti yang kita miliki di Amerika, kita tidak mendukung Netanyahu lebih dari Trump, tapi kita tetap bermain di Amerika,” cuit Thom Yorke.

    Mantan anggota Pink Flyod Roger Water menilai Yorke menggerutu lantaran kurangnya kemampuannya berkomunikasi saat berhadapan dengan kritik. “Saya menanti apabila anda merasa seperti itu, setelah anda menyelesaikan perjalanan anda ke Israel karena anda pasti akan pergi, tuliskan surat dan beritahu saya seberapa baik anda dan seberapa banyak perubahan yang anda lakukan dengan berdiskusi bersama para musikus,” ujarnya.

    BBC  melaporkan bahwa  di konser itu Radiohead membawakan 27 lagu dan dua encore. Konser ini tercatat sebagai konser terpanjang grup tersebut sejak 2006.

    INDEPENDENT | AMMY HETHARIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.