Indra Brasco-Mona Ratuliu Ajak Anak untuk Berani Curhat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mona Ratuliu (kanan) dan Indra Brasco. TEMPO/Yosep Arkian

    Mona Ratuliu (kanan) dan Indra Brasco. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain film Indra Brasco memandang penting kedekatan emosional antara orang tua dengan anaknya. "Salah satu caranya adalah komunikasi. Itu sudah jadi harga mati," kata dia, di Jakarta Pusat, Selasa, 9/5.

    Baca: Begini Trik Mona Ratuliu Buat Anak Persiapkan Ujian ...

    Hal itu tentu saja disetujui oleh sang isteri Mona Ratuliu. Sebagai seorang ibu, Mona menginginkan anak-anaknya mau terbuka dan bisa menceritakan hal apapun kepada orang tuanya. "Kalau di rumah, kebanyakan aktivitas kita ya ngobrol. Di sela makan, nonton TV, main, atau lagi ngeteh kita pasti ngobrol. Enggak membatasi waktu untuk curhat," kata Mona.

    Menurutnya, kebiasaan untuk saling mengutarakan pendapat dilakukan sedini mungkin. "Kalau Indra ada waktu senggang, dia senang anter anak sekolah atau jemput. Nanti di mobil mereka cerita soal pelajaran, teman-teman atau guru," katanya.

    Mona juga mengajarkan anak-anaknya untuk terbuka. "Kalau zaman dulu enggak boleh kurang ajar sama orang tua tapi akhirnya kita menahan diri. Kadang kita ngerasa udah enggak usah ngomong daripada konflik. Tapi sekarang bisa," kata Mona.

    Indra menambahkan, komunikasi saja tidak cukup. "Orang tua benar-benar harus menyediakan hati dan kepalanya untuk mendengarkan," katanya.

    Baca: Sibuk, Mona Ratuliu Pantau Nutrisi Anak Lewat Gadget

    Ayah dari Davina Syafa Felisa, Barata Rahadian Nezar dan Syanala Kania Salsabila ini menuturkan sebagai orang tua harus membuka hati. "Banyak orang tua yang, hatinya empati kepada cerita anak tapi kepala (pikirannya) dinkantor atau hatinya resah. Sebagai ortu harus bisa memfasilitasi siapin hati dan kepala yang agar menciptakan situasi yang nyaman," katanya.

    Dengan begitu, menurut Mona dan Indra, anak-anak pasti mau bercerita. "Aku merasa kita (sebagai orang tua) cari caranya yang nyaman sama dia. Ajarin cara menyampaikan juga walaupun topiknya sensitif," kata Mona.

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.