Produk Fesyen Ivanka Diboikot Toko Ritel AS, Trump Protes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ivanka di depan apartemen mewahnya di Upper East Side, Manhattan, New York. Dailymail.co.uk

    Ivanka di depan apartemen mewahnya di Upper East Side, Manhattan, New York. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum ayahnya menduduki posisi Presiden Amerika Serikat, Ivanka Trump sukses membangun merek fesyen. Kini, sebagai aksi protes, beberapa merek dan lapak online telah memboikot merek milik Ivanka dari jajaran produknya.

    Aksi anti-Trump  telah berdampak pada bisnis anak Donald Trump, Ivanka Trump. Beberapa lini produknya, diboikot dari beberapa department store seperti Nordstrom, Neiman Marcus, dan ShopStyle.

    Berita lain: Temui PM Kanada, Ivanka Trump Terpesona Justin Trudeau

    Kontroversi tersebut juga telah mengakibatkan salah satu department store menjadi sasaran Donald Trump, yaitu Nordstorm yang dinilai berperilaku tidak adil terhadap anaknya. Dengan kondisi seperti ini, beberapa toko tidak berani banyak berkomentar.

    Menurut pantauan Bloomberg, pada awal Februari, tepatnya pada 2 Februari 2017, Nordstorm memutuskan untuk berhenti menjual label milik Ivanka akibat penjualan yang buruk. Berdasarkan dokumen internal yang didapat Wallstreet Journal, penjualan produk Ivanka turun sekitar 32% pada tahun lalu.

    Department store yang berbasis di Texas, Neiman Marcus, telah menghapus produk perhiasan milik Ivanka dari website. Sementara Macy's, department store kelas menengah tersebut tengah mengalami keguncangan akibat tekanan dari pelanggan yang meminta untuk menghilangkan produk Ivanka.  

    Begitu juga dengan department store yang lain, seperti Burlington Coat Factory, Sears, Belk, TJ Maxx, ShopStyle, dan lapak online Jet.com. Semua toko ritel tersebut telah memutuskan untuk memboikot produk Ivanka Trump,seiring dengan gerakan anti-Trump.

    BISNIS.COM

    Berita lain: Insiden Dewi Perssik-Nassar, Inul Kebanjiran Curhat ...


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.