Datang dari Daerah, Fan Berharap Big Bang Lebih Interaktif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah personil Boyband Bigbang dalam aksinya saat menggelar konser di Mata Elang Internasional Stadium, Ancol, Jakarta, (12/10). Tempo/Dianing Sari

    Sejumlah personil Boyband Bigbang dalam aksinya saat menggelar konser di Mata Elang Internasional Stadium, Ancol, Jakarta, (12/10). Tempo/Dianing Sari

    TEMPO.CO, Jakarta - Big Bang kembali menggelar konser di Indonesia. Kali ini, boyband asal Korea Selatan ini menyelenggarakan konsernya di Indonesia Conversion Exhibition BSD, Tangerang, Sabtu, 1 Agustus 2015.

    Di antara ribuan penggemar hadir Yulita, Indar, Tesa, Evi, dan Aska yang terlihat kompak untuk menonton bersama. Siapa sangka, ternyata kelima orang ini baru bertemu di lokasi konser.

    "Kita baru kenalan, lho, di sini. Tadi naik bis dari fanbase di Depok," ungkap mahasiswi yang berdomisili di Pasar Minggu, Jakarta, ini.

    Tak hanya berasal dari Jakarta, ternyata fan boyband yang beranggotakan TOP, Taeyang, GD, D Lite, dan Lee Seung-hyun ini datang dari daerah lainnya, bahkan dari Solo.

    "Aku datang dari Solo kemarin naik kereta. Nginep di rumah saudara," tutur Aska, 19 tahun.

    Seperti penggemar lainnya, ia berharap nantinya konser kedua Big Bang yang bertajuk MADE ini bisa berlangsung dengan sangat meriah.

    Sementara itu, Yunita, 24 tahun, menyahut bahwa ia berharap nantinya seluruh personel Big Bang bisa lebih interaktif saat konser.

    "Aku ngerti, sih, kemampuan bahasa Inggris anggotanya kurang bagus, jadi kesannya memang mereka kurang interaktif di konser sebelumnya," ungkap gadis berusia 24 tahun ini.

    "Tapi kemarin sempat disebutkan kalau kali ini mereka akan lebih interaktif. Let's see," katanya.

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.