Pamitan, 2PM Lempar Handuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boyband dari Korea Selatan 2PM saat berpose diatas karpet merah dalam acara Penghargaan MTV Video Music Award Jepang 2012 di Makuhari, dekat Tokyo, Sabtu, 23-6, 2012. REUTERS/Issei Kato

    Boyband dari Korea Selatan 2PM saat berpose diatas karpet merah dalam acara Penghargaan MTV Video Music Award Jepang 2012 di Makuhari, dekat Tokyo, Sabtu, 23-6, 2012. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Jakarta - Boyband asal Korea, 2PM, mengakhiri konser mereka di Indonesia dengan meriah. Letupan kembang api serta converti yang tak henti disajikan membuat penggemar semarak.

    Tak hanya itu, personil 2PM membagikan hadiah terakhir. Handuk masing-masing personil yang digunakan untuk mengusap keringat mereka selama konser dilempar ke penonton.

    Enam personil 2PM, yakni Jun. K, Nichkhun, Taecyeon, Wooyoung, Junho, dan Chansung, mengarahkan handuk mereka ke segala penjuru Sontak, Hottest -sebutan untuk penggemar 2PM, berebut.

    Tak cuma handuk, Chansung, membagikan hadiah lain. T-shirt putih bertuliskan konser tour 2PM Go Crazy dilemparkannya. Tak lupa dia turut menandatangani t-shirt tersebut.

    Lebih dari dua jam boyband asal Korea, 2PM, itu menghibur penggemarnya di Istora Senayan. Mereka berpamitan. Masing-masing personil menyampaikan kata-kata terakhir mereka. "Saya doakan kalian sehat selalu. Tak kena flu atau demam," kata Taecyon.

    Pernyataan yang sama disampaikan oleh Junho. Junho berpesan agar penggemarnya jaga kondisi karena cuaca yang tak menentu. "Jangan sampai kalian sakit, lalu tak dapat melihat saya," kata dia.

    Saat penutupan konser, 2PM turut mengajak para penari latar mereka untuk menampilkan pertunjukkan terakhir. Mereka kembali membawakan dua lagu andalan mereka yang dielu-elukan penggemarnya, 'Go Crazy' dan 'Put Your Hands Up'.

    Pukul 21.00 mereka kembali ke belakang panggung. Kali ini mereka benar-benar mengakhiri pertunjukkannya. Tak lupa mereka berjanji untuk kembali pada rangkaian tur konser mereka selanjutnya. "Jangan lupakan kami ya. See you soon," kata mereka kompak.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.