Konser One Direction, Penjual Jas Hujan Kebanjiran Rezeki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana hujan deras sempat mengguyur kawasan Senayan tempat berlangsungnya konser One Direction di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, 25 Maret 2015. TEMPO/Bintari Rahmanita

    Suasana hujan deras sempat mengguyur kawasan Senayan tempat berlangsungnya konser One Direction di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, 25 Maret 2015. TEMPO/Bintari Rahmanita

    TEMPO.COJakarta - Hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak Rabu siang, 25 Maret 2015, tidak menyurutkan niat para penonton konser grup musik One Direction untuk segera menuju Stadion Gelora Bung Karno. Kondisi hujan dalam keramaian penonton yang ingin menonton konser tersebut langsung dimanfaatkan beberapa orang untuk berjualan jas hujan.

    "Lumayan, mumpung ramai," kata Ahmad Hari, penjual jas hujan, saat ditemui di sekitar GBK, Rabu, 25 Maret 2015.

    Hari, yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual nasi goreng pada malam hari ini, berinisiatif menjual jas bersama empat temannya. Mereka sudah menjajakan barang dagangannya sekitar pukul 14.00. Hasilnya, dagangan mereka laris terjual. 

    "Saya tadinya bawa satu lusin, sekarang tinggal segini," ujar Hari menunjukkan empat bungkus jas yang berada di tangannya.

    Jas hujan plastik tipis warna-warni itu dia jual dengan harga Rp 10-15 ribu. Karena tak menyangka hujannya akan awet, dia tak membawa stok banyak.

    Keuntungan dari keramaian ini juga dirasakan oleh Nurhadi Iwan, tukang ojek di GBK. Iwan menjelaskan, sejak mangkal siang tadi, dia sudah bolak-balik mengantarkan penonton konser dari pintu Stadion GBK menuju gerbang sesuai dengan tempat duduk para penonton.

    Untuk jarak dekat itu, dia mematok harga Rp 15-20 ribu untuk penumpang. "Lumayan, sudah mengantar lima orang," ujarnya.

    One Direction akan menggelar konser malam ini pukul 20.00. Petugas sudah membuka pintu gerbang untuk penonton sejak pukul 16.00.

    NUR ALFIYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.