Slank Heran Lulung Tak Konsisten

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil Slank, Bimbim saat membubuhkan tanda tangan pada gitar miliknya yang dipersembahkan untuk pemenang How Slanker Are You dalam ulang tahun Slank ke 30 di KFC Kemang, Jakarta, (28/3). TEMPO/Nurdiansah

    Personil Slank, Bimbim saat membubuhkan tanda tangan pada gitar miliknya yang dipersembahkan untuk pemenang How Slanker Are You dalam ulang tahun Slank ke 30 di KFC Kemang, Jakarta, (28/3). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Manager Slank, Bunda Ifet, mengaku heran dengan surat somasi yang dilayangkan pengacara Lulung. Menurut dia, langkah itu bertolak belakang dengan komitmen penyelesaian yang disampaikan sebelumnya.

    "Bunda jadi heran," ujarnya ketika dihubungi, Selasa, 17 Maret 2015.

    Surat yang disampaikan pengacara Lulung kemarin siang itu merupakan somasi atas pernyataan Kaka yang menyebut Lulung berbahaya. Begitu pun dengan kaus yang bertuliskan “Lulung Lulusan Pemulung”. Mereka meminta Kaka membuat penjelasan secara tertulis untuk menghindari upaya hukum.

    Bunda mengaku tak habis pikir dengan logika penyelesaian tim pengacara Lulung kala itu. Sebab, ujar dia, sebelumnya Lulung pernah menyatakan tak mempersoalkan masalah itu. Lulung pun meminta Pemuda Panca Marga tak melayangkan somasi, karena itu akan menambah masalah baru. "Pusing, ah, Bunda enggak ngerti," tuturnya.

    Bunda mengaku telah menerima surat itu pada Senin lalu. Tim pengacara Lulung menyerahkan surat itu dengan kawalan puluhan anggota Pemuda Panca Marga berseragam loreng. Namun dia enggan mengomentari surat somasi tersebut.

    "Biar nanti Kaka yang menjelaskan," katanya.

    RIKY FERDIANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.