Selasa, 20 November 2018

Fariz R.M. dan Dian Pramana Luncurkan Album Musik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara Peluncuran Album CD Dian Pramana Putra dan Fariz RM di  Piazza, Gandaria City, Jakarta, 3 November 2014. Istimewa

    Acara Peluncuran Album CD Dian Pramana Putra dan Fariz RM di Piazza, Gandaria City, Jakarta, 3 November 2014. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua musikus legendaris Indonesia, Fariz R.M. dan Dian Pramana Putra, kembali meluncurkan karya dalam In Collaboration With, produksi Seno M. Hardjo yang dirilis di Piazza, Gandaria City, Jakarta Selatan, Senin 3 November 2014.

    Album ini berisi lagu-lagu kedua musikus era 1980 dan 1990-an ini. Menurut Fariz, album tersebut sudah lama direncanakan, yakni lima tahun lalu. "Tapi, baru bisa terealisasi sekarang ini," kata Fariz yang memiliki rambut gondrong berwarna keperakan ini, di sela peluncuran album. (Baca: Fariz R.M. dan Dian Pramana Rilis Album Kompilasi)

    Agar lebih mudah merangkul para pendengar dari kalangan muda, digandenglah para penyanyi generasi terkini, seperti Citra Scholastika (lagu Kurnia dan Pesona), Angel Pieter (lagu Biru), Fatin Shidqia (lagu Demi Cinta), Indah Dewi Pertiwi (lagu Semua Jadi Satu), dan Sammy Simorangkir (lagu Kau Seputih Melati). Ada pula Glen Fredly, Sandhy Sondoro (lagu Sakura), Maliq and The D'Essensial (Barcelona), serta beberapa penyanyi lain.

    Seno M. Harjo, produser album ini, mengatakan pemilihan penyanyi-penyanyi muda itu didasari nurani. "Kami memilih dengan hati," kata dia. Seno juga mengungkapkan, Maret tahun depan, konser karya kedua musikus tersebut akan digelar.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Anak Ngetop, Menteri Susi: Ini Gara-gara Kalian! 
    Antara Nadine Putri Susi dan Ayang Putri Jokowi
    Christine Hakim: Reza Rahadian Anak Ideologi Saya 
    Konser Slank untuk Wanita


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.