Lomba Cipta dan Festival Lagu Anak-anak 2014  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana konfrensi pers Lomba Cipta dan Festival Lagu Anak i Puri Denpasar, Kuningan (12/7). Tempo/DUDUT SUHENDRA PUTRA

    Suasana konfrensi pers Lomba Cipta dan Festival Lagu Anak i Puri Denpasar, Kuningan (12/7). Tempo/DUDUT SUHENDRA PUTRA

    TEMPO.CO, Jakarta - Industri musik Indonesia saat ini belum berpihak pada anak, sehingga terjadi kelangkaan lagu anak.

    Dalam berbagai ajang pencarian bakat anak di bidang musik, anak-anak kekurangan perbendaharaan lagu usia anak. Mereka sering menyanyikan lagu orang dewasa dan tampil dengan atribut dan riasan orang dewasa.

    Dominasi lagu bertema cinta pada industri lagu populer menenggelamkan peluang munculnya tema lain yang sesuai dengan usia dan perkembangan anak.

    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyikapi kondisi ini dengan mengadakan kegiatan Lomba Cipta dan Festival Lagu Anak-Anak (Lomba Menyanyi Tunggal). Kegiatan ini juga diselenggarakan tahun lalu.

    Pada tahun pertama, hanya ada lomba cipta lagu. Pada tahun ini, ada lomba menyanyi solo. Lagu yang dilombakan merupakan hasil lomba cipta lagu 2013.

    Menurut Purwacaraka, komposer dan juri lomba ini, ada tiga kategori usia anak-anak yang membuka pendaftaran dalam lomba ini, yakni 3-6 tahun, 7-9 tahun, dan 10-13 tahun.

    "Jumlah peserta lomba cipta lagu anak-anak tahun ini ada 220 orang dengan lagu 344 buah. Dan peserta menyanyi solo sebanyak 83 orang," kata Purwacaraka dalam acara penjurian di Hotel Puri Denpasar, Sabtu, 12 Juli 2014.

    Penyanyi solo harus menyanyikan sepuluh lagu hasil lomba cipta lagu festival lagu anak-anak pada 2013, di antaranya Hutan, Mari Berolahraga, Sekolah, Tebak Cita-cita, Sambut Pagi, dan Buka Lembaran Hari. (Baca : Ari Lasso Bikin Band Anak-anak)

    Para juri terdiri atas Purwacaraka (komposer), Bens Leo (pemerhati musik), Dina Mariana (seniman musik), Tika Bisono (psikolog), Leli Kurniawati (pendidik musik anak UPI Bandung), Pono Banoe (pendidik musik), Adib Hidayat (pemerhati musik, Editor in Chief Rolling Stone), dan Julianus Limbeng (perwakilan Kementerian Pariwisata).

    Menurut Tika Bisono, banyak lagu anak-anak dengan sentuhan pop dewasa. Sentuhan dewasa ini tidak bisa dihindari. "Fenomena lagu Let It Go dari Demi Lovato membuat ada warna-warna lagu yang harus berkembang mewarnai lagu anak-anak," kata Tika.

    Selain itu, kata Purwacaraka, gaya menyanyi Beyonce dalam lagu Listen juga menjadi materi lagu anak 12 tahunan.

    Penyerahan hadiah para pemenang akan dilakukan pada 23 Juli 2014 di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, dalam Hari Anak Nasional.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Kim Kardashian Sarankan Ibu Hamil untuk 'Sembunyi' 
    Aktor dalam Film Harry Potter Tewas Saat Hiking
    Angelina Jolie dan Brad Pitt Mau Nikah di Prancis
    Kado Lagu dan Klip Samsons buat Jokowi-JK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).