Rosiana Butuh Presiden yang Bukan Lu Lagi, Lu Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi komedian Jhodi saat berpose dengan maskot Pemilu 2014 di Kantor KPU, Jakarta (10/10). Maskot dan jingle ini juga diharapkan dapat memaksimalkan upaya sosialisasi di daerah. TEMPO/Dasril Roszandi

    Aksi komedian Jhodi saat berpose dengan maskot Pemilu 2014 di Kantor KPU, Jakarta (10/10). Maskot dan jingle ini juga diharapkan dapat memaksimalkan upaya sosialisasi di daerah. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Majunya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon Presiden RI menuai pro-kontra. Masyarakat jadi terbelah. Ada yang merasa ditipu, tapi ada juga yang merasa ini saatnya Jokowi maju. Bagi presenter berita Rosiana Silalahi, dinamika tersebut merupakan hal wajar.

    "Tidak dipungkiri banyak gerakan meminta Jokowi maju. Ada kekecewaan, tapi juga terdapat harapan Indonesia ingin dipimpin oleh Jokowi," kata Rosiana saat ditemui di Coffee Bean, Trans 7, Jakarta, Rabu, 19 Maret 2014.

    Rosiana menilai rakyat sedang menginginkan sosok pemimpin baru. "Bukan yang lu lagi, lu lagi," ujarnya. Jadi, kata dia, jangan salahkan masyarakat nantinya jika memilih sosok baru karena ini merupakan titik balik. "Masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak memiliki rekam jejak yang tidak berprestasi dan terganjal masa lalu."

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Baca juga:
    Jokowi Capres, Din: Ada Pengakuan Rakyat
    Jokowi Capres, Wiranto: Jangan Recoki
    Raffi Dukung Capres yang buat Negara Lebih Baik
    Jadi Capres, Jokowi Rajai Percakapan di Twitter


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.