Senin, 19 November 2018

Balinale Film Festival Berbarengan dengan APEC  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christine Hakim. Antara/Irwansyah Putra

    Christine Hakim. Antara/Irwansyah Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Senior Christine Hakim sangat berharap acara Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) Leaders Meeting, APEC CEO Summit, dan APEC Unthinkable Week di Bali dapat berdampak positif dengan acara yang ia gelar, Balinale International Film Festival. Pasalnya, acara APEC ini bertepatan waktu dan tempatnya dengan acara Balinale.

    "Bayangkan kalau 21 kepala negara itu bisa nonton, mereka nanti bisa memberitahukan kepada orang asing yang lain. Jadinya Balinale akan tersorot dunia, deh," kata Christine di @america, Pacific Place, Jakarta, pada Kamis, 19 September 2013. "Atau paling tidak first lady-nya. Nanti, kan, mereka memberitahukan kepada orang lain."

    Christine bahkan berharap, walaupun hanya ajudan kepala negara itu yang datang, tetap akan sangat diterima. Tentunya ia berharap mereka akan menceritakan kepada atasannya tentang Balinale International Film Festival yang menyertakan film-film bermutu. "Kalau mereka bawa anak-anaknya juga boleh. Mungkin Obama bawa kedua putrinya itu," katanya memberikan kemungkinan lain.

    Sejak sepuluh hari sebelum kedatangan para delegasi APEC ini, panitia Balinale ternyata sudah memberikan pengumuman besar untuk menarik perhatian para peserta APEC agar mampir ke festival yang didirikan Christine ini. "Kami pun sudah memasang spanduk welcome yang besar di dekat bandara, biar mudah-mudahan peserta APEC tertarik (datang ke Balinale)," katanya.

    Balinale International Film Festival menampilkan 60 film dari 20 negara berbeda. Jumlah ini bertambah dari tahun lalu yang hanya berjumlah 35 film dari 13 negara. Acara ini rencananya digelar di Beachwalk Kuta, Bali, pada 3-10 Oktober. Sedangkan APEC sendiri rencananya berlangsung pada 1-8 Oktober 2013 di Nusa Dua, Bali.

    Balinale International Film Festival diadakan untuk pertama kali pada 2007 oleh Bali Taksu Indonesia Foundation, yang didirikan Christine dan Deborah Gabinetti. Organisasi nonprofit dan non-pemerintah tersebut bervisi mengundang sineas dari luar negeri untuk memutar film mereka di Indonesia, sekaligus mengenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia.

    MITRA TARIGAN

    Berita Lain:
    Ngaku di Singapura, Nikita Mirzani Cuit dari Grogol
    Andy /rif Dinilai Jago Akting
    Twitwar Heboh Pesohor Dunia



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.