Bisnis Salon Waxing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andhara Early dengan drummer grup band Phantom, Bugi Ramadhan. TEMPO/Prih Prawesti Febriani

    Andhara Early dengan drummer grup band Phantom, Bugi Ramadhan. TEMPO/Prih Prawesti Febriani

    TEMPO.CO, Jakarta - Andhara Early Astrawinata, 33 tahun, biasa mencabut bulu alis matanya tiga kali dalam sebulan. Pelanggan salon waxing pun sudah sebulan ini memulai mendirikan salon waxing khusus perempuan di dekat rumahnya, Anggrek Loka, BSD, Serpong.

    Inspirasi mendirikan salon waxing datang dari pemilik salon di Kebayoran Baru bernama Narsie. Perempuan yang sudah menjalani bisnis waxing dan cabut alis selama 20 tahun itu menjadi langganan para wanita karir di Jakarta dengan sistem cabut alis dan waxing tanpa sakit.

    “Saya mendapat inspirasi dari ibu Narsie,” kata Early ketika menjadi pembawa acara di Klinik Ammara, Bellagio, Kuningan, awal Juni lalu. Pilihan nama salon waxing, cukup unik. Namanya, Demi Swami. “Itu nama iseng, tapi kedengarannya lucu juga,” kata ibu satu anak laki-laki, Magali.

    Early yakin, salonnya bukan hanya untuk perempuan bersuami. Tapi perempuan dewasa yang tidak suka dengan bulu kaki, ketiak, dan bulu-bulu di organ intim. “Kebetulan sekali, di dekat rumah saya itu belum ada salon khusus waxing,” ujarnya. Harga ditawarkan mulai Rp 30 ribu rupiah hingga 140 ribu rupiah.

    Sebagai pemilik salon, Early juga ikut mempelajari teknik dan cara pencabutan bulu dari teknologi India. “Terlepas pro dan kontra tidak boleh mencabut alis, tapi merapikan dan mencabut bulu-bulu sudah jadi kebutuhan di kalangan perempuan,” katanya. Dan menangkap hal ini sebagai peluang bisnis. Dan pastinya,“Waxing itu lebih bersih daripada mencukur biasa,” katanya promosi.

    EVIETA FADJAR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.