Tommy Kurniawan Akui Belajar dari Mertua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Tommy Kurniawan. Tempo/Fardi Bestari

    Artis Tommy Kurniawan. Tempo/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta -Sebagai calon anggota legislatif untuk daerah pemilihan Banten dari Partai Kebangkitan Bangsa, aktor layar lebar dan sinetron Tommy Kurniawan mulai sibuk dengan kegiatan partai.

    Pekan lalu, lelaki 29 tahun itu, misalnya, hadir dalam acara partainya yang mengangkat isu lingkungan dengan belajar dari kearifan Mama Aleta Baun, pejuang lingkungan asal Nusa Tenggara Timur, di Jakarta Timur.

    Tommy sadar bahwa calon legislator dari kalangan artis akan mendapat sorotan negatif dari masyarakat. Dia pun maklum bila artis sering diremehkan karena dianggap hanya mengandalkan popularitas.

    "Ada, misalnya, gerakan mahasiswa anti-caleg dari artis. Alhamdulillah, sorotan ini, menurut saya, bentuk perhatian dan kritik membangun untuk menyiapkan mental dan menjadikan saya lebih baik ketika nanti terpilih," ujar bapak dua anak itu.

    Pria kelahiran Jakarta, 15 September 1984, itu mengaku mendapat dukungan penuh dari sang istri, Fatimah Nadia Tania, dan mertuanya.

    "Tania jadi bawel, sering tanya orang tuanya bagaimana menentukan langkah saya ke depan dan bagaimana menjadi politikus," katanya.

    Tommy lantas memanfaatkan momen ini untuk belajar kepada mertuanya, Fadel Muhammad, yang pernah menjadi menteri dan sesepuh Partai Golkar. "Saya mengidolakan beliau karena pemikiran, visi, dan misinya," ujar Tommy.

    Lalu apakah setelah terpilih nanti masih memilih jadi artis? Soal ini Tommy punya jawaban tegas.

    "Awalnya saya membuat pernyataan akan menjalani keduanya, tapi setelah mempelajarinya lebih dalam, saya memilih berkonsentrasi menjadi anggota Dewan saja," katanya.

    EVIETA FADJAR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.