Rahasia Kekompakan Band Scandal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup band asal Jepang, Scandal. (net)

    Grup band asal Jepang, Scandal. (net)

    TEMPO.CO, Jakarta - Band perempuan asal Jepang, Scandal, baru saja tampil di Jakarta. Grup yang terbentuk sejak 2006 ini terlihat cukup kompak dan akur. Apa rahasia mereka supaya bisa tetap kompak di panggung?

    Kepada insan pers Ibu Kota, Scandal buka rahasia mengenai kekompakan mereka meski berbeda selera musik. “Kami sudah membentuk band ini tujuh tahun, bertemu tiap hari. Meski ada perselisihan, kami selalu berdiskusi dan menghormati satu sama lain,” ujar Tomomi Ogawa di sela-sela konferensi pers Jimpact-Japan Anime+J-Pop Week 2013 di Cinema XXI Plaza Senayan, Kamis, 14 Maret 2013.

    Grup ini pun selalu berbagi tentang berbagai hal. Saat tak sedang pentas, mereka biasanya berkumpul membicarakan banyak hal. “Ya soal kecantikan, fashion, makanan. Kami ini grup band tapi dasarnya juga cewek banget,” ujar Haruna Ono menambahkan. "Makan banyak, tidur banyak, main juga, adalah rahasia kekompakan kami.”

    Band yang terdiri dari Tomomi Ogawa, Haruna Ono, Mami Sasazaki, Rina Suzuki ini terbentuk tujuh tahun lalu. Saat itu mereka masih di bangku SMA. Mereka sering bermain musik di jalan hingga bergabung di sebuah label indie Kitty Records.

    Pada 2008 mereka mengeluarkan tiga single dan sebuah mini-album. Mereka tak hanya tampil di Jepang, tetapi juga merambah ke Amerika Serikat, Prancis, dan Hong Kong. Mereka lantas membuat debutan single Doll di bawah naungan Epic Records Jepang. Karier mereka terus melesat dan membuat band ini makin terkenal.

    DIAN YULIASTUTI

    Berita Selebritas Terpopuler:
    Sule Bikin Uli Auliani Tertawa Terus

    Spielberg Akan Buat Film di Kashmir, India

    Melukis dengan Teknik Cat Air ala Komo

    Eks Vokalis Led Zeppelin Manggung di Singapura

    Ai Weiwei Coba Jadi Rocker


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.