Kim Kardashian Mencari Pengasuh Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Kardashian masih merasa tak percaya ia akan menjadi seorang ibu.

    Kim Kardashian masih merasa tak percaya ia akan menjadi seorang ibu. "Sampai aku melihat perubahan yang terjadi pada diriku setiap harinya", katanya. Vh1.com

    TEMPO.CO, Los Angeles - Pasangan Kim Kardashian dan Kanye West sedang menanti kelahiran anak pertama mereka. Untuk memberikan kenyaman bagi anggota baru itu, keduanya sedang merancang rumah baru dengan fasilitas yang lengkap. Kim dan West membuat area sayap khusus untuk para pengasuh anaknya, lengkap dengan ruang spa.

    Kim dan West kabarnya rela menggaji pengasuh anak sebesar 130 ribu poundsterling per tahun. Pengasuh itu akan dibelikan ponsel sehingga pasangan selebritas ini bisa memantau bayi mereka tiap jam.

    "Mereka membangun ruangan sayap di rumah untuk pengasuh anak. Ruangan itu ada tiga kamar tidur, tiga kamar mandi, ruang perawatan anak, dapur, dan area spa untuk karyawan baru mereka," kata seorang sumber dikutip majalah Grazia.

    Pasangan ini merasa perlu membangun ruangan terpisah dengan karyawan mereka itu. "Kim dan Kanye merasa perlu membuat area terpisah sehingga mereka bisa menghabiskan waktu sendirian sebagai keluarga," kata si sumber.

    Namun, tidak mudah untuk mendaftar di kediaman pasangan selebritas terpandang dan terkaya ini. Semua calon akan melewati proses wawancara yang sulit dan langsung ditangani oleh Kim dan West. "Yang tertarik untuk bekerja di sana harus melalui proses wawancara yang mendalam," katanya. Kim dan West akan mencari kandidat yang pernah bekerja dengan selebritas lain sehingga para pengasuh sudah terbiasa jika media selalu menyorot dan melihat kehidupan mereka.

    FEMALE FIRST | ALIA FATHIYAH

    Berita lain:
    Terlalu Sensual, Iklan Keira Knightley Dilarang
    Tompi: Artis Kebanyakan Minta Diskon 
    Nikita Mirzani Sewa Orang untuk Demo?
    Lampard Tulis Serial Buku Anak-anak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.