Guns N' Roses Sukses 'Membakar' Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band rock Guns N' Roses tampil dalam konser mereka di MEIS Ancol, Jakarta, Minggu (16/12). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Band rock Guns N' Roses tampil dalam konser mereka di MEIS Ancol, Jakarta, Minggu (16/12). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Mundur satu jam dari waktu yang dijanjikan, konser Guns N' Rose di Meis Ancol, Ahad, 16 Desember 2012, berlangsung dahsyat. Axl dkk sukses membakar Jakarta dengan lengkingan suaranya yang tinggi serta raungan gitar Ron "Bumblefoot" Thal dan DJ Ashba.

    Axl muncul mengenakan kaus putih yang dilapisi jaket hitam, serta bandana yang diikatkan di kepala dan tertutup topi. Kalung salib bergoyang manis di lehernya setiap Axl bernyanyi. Lalu dipadukan dengan jins biru belel, serta syal yang terjulur dari kantong jins birunya, khas Axl.

    Konser dibuka dengan lagu Chinese Democracy. Ketika lagu Welcome to the Jungle terdengar, penonton yang kebanyakan pria berkaus hitam bergambar GNR berteriak dan berjingkrak. Penonton wanitanya juga tak kalah nge-rock, mengenakan kaus GNR atau setali dan mempamerkan beberapa tato di tubuhnya.

    Setelah itu, GNR memuntahkan It's So Easy, Mr Brownstone, Estranged yang diiringi gitar DJ Ashba, Richard Fortus dan Ron "Bumblefoot" Thal. Tak menunggu lagu, Axl kemudian mengeluarkan lagu andalan lain Rocket Queen, Live and Let Die, This I Love, Better, Motivation, Catcher in the Rye, Street of Dreams, There Was a Time dan You Could Be Mine.

    Semua ikut bernyanyi bersama Axl. Pamor Axl sebagai frontman GNR tak mematahkan semangat penggemar fanatik GNR yang kehilangan Slash dan Izzy. Axl mampu menghilangkan kekecewaan ketika DJ Ashba tampil memukau dengan raungan gitarnya,dia terbilang sukses menggantikan posisi Slash yang begitu melekat sebagai pemain lead guitar di band yang terkenal pada era 1990-an itu.

    Axl juga tidak berusaha menguasai panggung. Dia memberikan kesempatan kepada masing-masing personel untuk unjuk keahlian di depan penonton. Hal tersebut justru dimanfaatkan Axl untuk beristirahat sejenak di belakang panggung mengumpulkan kekuatan serta mengatur suaranya.

    Axl memang musikus dan vokalis tak banyak "cingcong". Selama 2,5 jam dia tetap fokus bernyanyi tanpa melakukan komunikasi dengan penonton. Sepertinya komunikasi yang dia jalin hanya lewat lirik dan musik yang dia persembahkan total untuk penggemarnya, tak ada basa-basi, tak ada sapaan, bahkan tak ada tawa untuk penonton. "Ladies and gentleman, this is Tommy Stinson," kata Axl memperkenalkan pemain basnya, yang kemudian bernyanyi. Hanya itu.

    Dia hanya memperkenalkan masing-masing personel untuk solo, lalu dia berjalan ke belakang. Kembali lagi setelah teman-temannya selesai unjuk kebolehan.

    Yang menarik, ketika Ron "Bumblefoot" Thal memetik gitarnya, di pertengahan dia melantunkan lagu Indonesia Raya. Mendadak sontak penonton ikut bernyanyi, lalu Ron tertawa. "Terima kasih," katanya.

    Berturut-turut lagu dinyanyikan Axl, seperti November Rain, Sweet Child O' Mine, Knockin' on Heaven's Door, Don't Cry, Patience, Civil War, dan ditutup dengan lagu Paradise City.

    Pada akhir persembahan, semua personel GNR, yakni Axl Rose, DJ Ashba,Dizzy Reed, Tommy Stinson, Richard Fortus, Ron "Bumblefoot" Thal, Chris Pitman, dan Frank Ferer, berdiri bejejer di atas panggung, lalu membungkuk.

    "We're love you, you're amazing. Sekali lagi thank you," kata Axl, lalu mereka menghilang di balik panggung.

    "Axl saya lihat semakin dewasa,vokal dan staminanya sangat bagus, its crazy," kata Terry, penggemar GNR yang mentato nyaris seluruh tubuhnya dan membiarkan rambut panjangnya tergerai.

    ALIA FATHIYAH


    Baca juga:

    Begini Jokowi Sebelum Berjingkrak di Guns N' Roses

    Jokowi Berencana Nonton Guns N Roses

    Fan Guns N Roses Enggak Lupa Salat

    Jokowi Pakai Kaus Lambang Guns N' Roses

    Kata Guns N Roses Soal Makanan Indonesia dan India



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.