Operasi Ginjal, Kondisi David Noah Menurun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David keyboard Band NOAH saat menghibur para fansnya dalam Konser peluncuran album terbaru band NOAH di Gandaria City, Jakarta, Minggu 16 September 2012. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    David keyboard Band NOAH saat menghibur para fansnya dalam Konser peluncuran album terbaru band NOAH di Gandaria City, Jakarta, Minggu 16 September 2012. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Band Geisha turut prihatin atas kondisi kesehatan David Noah yang sedang menurun. Seperti diketahui, pemain keyboard Noah itu sedang berada di Singapura untuk menjalani operasi ginjal.

    "Ya semoga operasinya berjalan lancar. Bisa kumpul lagi dan bisa memberikan konser Noah yang komplet," ujar Roby, pemain gitar Geisha, saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta, Kamis, 29 November 2012.

    Kabar yang diterima Roby, penyakit David akibat dampak dugaan malpraktek pada Mei 2012 memang sedang kambuh. Ia dan para personel Geisha lainnya: Momo, Nard, Dhan, dan Aan pun terkejut mendengarnya.

    "Ternyata dampaknya bener-bener membuat kondisinya melemah. Jujur baru tahu kalo kondisi David sekarang malah semakin menurun," kata Roby.

    Di sisi lain, Roby dkk pun salut atas konsistensi David yang tetap ngotot manggung bersama Noah belakangan ini. Menurutnya, David tak pernah memperlihatkan dirinya belum pulih betul. "Dia profesional. Tetap tampil maksimal di depan Sahabat Noah," katanya. David sendiri adalah personel baru di grup yang dulunya bernama Peterpan ini. David-lah yang menciptakan lagu Separuh Aku yang fenomenal dan membawa Noah menjadi band papan atas.

    YAZIR FAROUK

    Berita Lain:
    Inilah Pengganti Alika
    Charlize Theron Main Film Adaptasi dari Korea
    Atsuko Eks Personel AKB48 Raih Women of The Year
    Chris Hemsworth Raih Gelar Man of The Year


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.