Kurang Interaksi, Konser Creed Tetap Seru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band Rock asal Amerika Serikat, Creed, saat tampil menghibur ratusan penggemarnya di Jakarta dalam konser perayaan Guinnes Arthur's Day di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Band Rock asal Amerika Serikat, Creed, saat tampil menghibur ratusan penggemarnya di Jakarta dalam konser perayaan Guinnes Arthur's Day di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Lagu demi lagu mengalir dengan cepat di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, 3 November 2012. Di atas pentas, band asal Amerika Serikat, Creed, tengah menunjukkan kebolehan mereka bermain musik rock.

    Dan, di depan panggung, ribuan penonton ikut bernyanyi, mengangkat tangan, serta menggoyangkan badan mereka. Itulah suasana konser pertama Creed di Indonesia, khususnya di Jakarta.

    Dalam aksi panggung berdurasi sekitar 1,5 jam itu, Creed membawakan lagu-lagu dari album My Own Prison, Human Clay, dan Weathered. Ada belasan lagu yang dilantunkan Scott Stapp, vokalis Creed, tadi malam.

    Lahir pada 1995 di Illinois, Amerika Serikat, Creed sempat bubar pada 2004. Namun mereka kembali akur pada 27 April 2009. Dalam bentukan kedua itu, Creed tidak mengubah posisi personel. Scott Stapp tetap pada vokal, Mark Tremonti pada gitar, Brian Marshall pada bas, dan Scott Philips pada drum.

    Tidak seperti konser lainnya, seperti Roxette, yang banyak berbincang dengan penggemarnya, Creed tidak sering membangun komunikasi dengan penonton. Pada awal konser, Scott Stapp memang sempat menyapa, "Hallo Jakarta..." Namun selanjutnya, hanya sesekali ia berbincang bersama penggemarnya. Itu pun komunikasi satu arah, yaitu saat Stapp menjelaskan cerita dari lagu yang bakal dinyanyikan.

    Setelah itu, Stapp akan langsung bernyanyi. Dari satu lagu ke lagu lain hanya berjeda sekian detik. Habis melantunkan empat-lima lagu, Stapp baru menyapa penonton lagi. Terus begitu.

    Bagi penonton yang tidak hafal semua lagu Creed, penampilan minim komunikasi itu terasa melelahkan. Emosi mereka dengan Creed tidak terbangun. Lain halnya untuk penggemar setia Creed. Semua lagu begitu mereka nikmati.

    Akibatnya, penonton Creed terpecah. Di pinggir ruangan, tidak sedikit penonton yang memilih memainkan telepon seluler atau berbincang ketimbang melihat polah Stapp cs di panggung. Sedangkan pada tengah ruangan, para penggemar sibuk mengangkat tangan mereka sambil bernyanyi mengiringi vokal Stapp. Sungguh kontras.

    "Konsernya seru habis. Sayang, si Scott enggak banyak ngomong," kata Bambang, seorang penonton.

    CORNILA DESYANA

    Berita Terkait:
    Demi Creed, Ribuan Penonton Antre di Gandaria City

    Beginilah Jatuh-Bangun Creed di Dunia Musik

    Nonton Konser Noah, Ibu-ibu Ini Diprotes Anak

    Kostum Khusus Konser Wonder Girls Malam Ini

    Creed Bakal Entak Jakarta Malam Ini  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.