Galeri Adira Pamerkan 500 Topeng  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bandung - Ratusan topeng memenuhi dinding yang dilapisi kain batik. Aneka penutup wajah itu berasal dari pelbagai daerah di Indonesia dan juga Cina, Korea dan, Afrika. Seluruhnya ada 500 lebih topeng yang ditempatkan di lantai satu dan dua bangunan Galeri Adira di Jalan Kiaracondong 33E, Bandung, Jawa Barat. Pameran topeng itu akan digelar sepanjang 27 Mei hingga 31 Desember 2011.


    Topeng kayu yang dibuat dengan beragam warna dan bentuk itu ada yang baru dan lawas, berusia puluhan tahun. Menurut pemilik galeri, Abun Adira, yang juga pelukis, sebagian besar topeng koleksinya itu biasa dipakai untuk menari. Agar mudah dikenal publik, Abun melengkapi jejeran topengnya dengan informasi seperti asal daerah topeng, penggunaan, pembuatnya, dan tahun pembuatan topeng.


    Koleksi topeng itu dikelompokkan, antara lain sebagai topeng hiburan, punakawan Cirebon, barong, topeng Kalimantan, toeng cerita panji, topeng reog Ponorogo, dan topeng Banyuwangi. “Saya mulai giat kumpulkan sejak setahun lalu,” kata Abun di galerinya, Selasa, 24 Mei 2011.


    Pengumpulan topeng itu dengan cara mendatangi kolektor topeng dan pembuatnya langsung. Perburuannya menguras dana Rp 400 juta lebih. “Sebagai pelukis, saya tertarik warna, garis, dan aura dari topeng,” ujarnya.


    Seniman tari dan pengamat topeng Endo Suanda mengatakan, Indonesia tak memiliki ciri khas topeng. Namun keragaman itu justru menarik, sehingga makna dan memaknai topeng menjadi sangat kompleks. “Topeng adalah dunia ambigu bahkan paradoks,” kata Endo.



    ANWAR SISWADI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.