Setelah Restoran, Olga Lydia Rambah Bisnis Aksesoris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Olga Lydia. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    Olga Lydia. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Model keturunan Tionghoa, Olga Lydia, ternyata serius terjun di dunia bisnis. Enam tahun berkiprah di dunia yang lebih mementingkan untung dan rugi itu, Olga telah memiliki empat restoran yang tersebar di pusat-pusat perbelanjaan Jakarta. Namun, itu semua belum cukup.

    Belakangan, Olga merambah ke bisnis aksesoris khusus kaum Hawa. Ia mulai menjual bermacam pernak-pernik, seperti tas, dompet, alas meja, dan lain-lain. Semua dikemas dalam warna dan bentuk yang lucu.

    "Saya sudah siapin ini sebulan lalu. Hari ini resmi dibuka untuk umum," beber Olga saat ditemui di butiknya, Rayana, yang terletak di lantai dasar Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Kamis (5/8).

    Di bisnis aksesoris, Olga membidik kelas menengah ke atas sebagai calon konsumen. Semua harga rata-rata dibanderol di atas Rp 100 ribu. Namun, Olga optimistis bisnisnya tetap bisa dilirik pembeli.

    "Karena ini bisnis pertemanan. Ada delapan orang yang menanam saham. Langkah awal, kita promosi dari antar teman dulu saja lah," beber wanita berusia 33 tahun yang masih melajang itu.

    Namun, Olga mengelola bisnis ini tidak main-main. Setiap pemilik saham akan mendapat presentasi dari hasil penjualan berdasarkan besar-kecil modal yang ditanam. "Jadi kita bisa benar-benar memantau perputaran uang yang masuk dan yang keluar. Biar teman, tapi kita harus profesional," jelas Olga.

    Saat ditanya berapa modal yang telah digelontorkan dari koceknya, Olga malu-malu menjawab. "Jangan deh, itu sama saja buka kartu. Yang jelas, saya yang paling kecil," tutur Olga seraya muncul semu merah di pipinya.

    Namun, didesak apakah sampai Rp 500 juta, Olga tersenyum. Ia berbisik seraya mengatupkan telapak tangan di samping bibirnya. "Lebih sedikit."

    MUSTHOLIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.