Berat Badan Naik, Vira Yuniar Tak Pede Akting  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vira Yuniar. TEMPO/ Arie Basuki

    Vira Yuniar. TEMPO/ Arie Basuki

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah bahtera rumah tangganya dengan Teuku Ryan kandas, Vira Yuniar nyaris tenggelam dalam dunia hiburan. Vira jarang terlihat di layar kaca. Namun saat ini, ia tengah menjalani syuting sebuah sinetron yang di produksi rumah produksi MD Entertainment.

    Namun, ada yang membuat ibu dari Cut Sjalinni Ryan, 7 tahun, dan Teuku Prayaa Alcany Ryan, 5 tahun, ini merasa sangat tidak percaya diri saat berakting di depan kamera. Penyebabnya, bobot tubuhnya saat ini semakin merangkak naik. "Beberapa waktu lalu beratku itu 58 kilogram sedangkan sekarang 60 kilogram," tuturnya di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (3/8) malam.

    Wanita kelahiran Tanjung Pinang, 1 September 1981, ini merasa sangat sulit untuk beradaptasi dengan kamera lantaran berat badannya itu. "Kayaknya aneh banget waktu syuting," papar wanita yang memiliki nama lengkap Virliana Yuniar ini.

    Untuk itu, Vira yang namanya melambung lewat sinetron 'Abad 21' ini berniat akan menjalankan diet secara ketat agar dirinya terlihat langsing dan bisa percaya diri saat menjalani syuting. "Paling nggak mau makan malam dan banyakin buah," tuturnya.

    Selama ini ia sering makan pada malam hari yang membuat bobot tubuhnya bertambah.  "Ryan itu susah sekali makannya. Dia mau makan kalau aku juga juga ikut makan. Dan rata-rata Ryan mau makan itu malam hari," terangnya.

    Pemain sinetron 'Si Yoyo' ini membantah jika berat badannya bertambah lantaran ia menjadi orang tua tunggal. "Wah nggak juga kok. Mas Ryan dulu juga pernah kasih saran agar aku menurunkan berat badan," paparnya kemudian tertawa.

    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.