Musik Trash Metal Hidup Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah sempat vakum beberapa tahun, konser musik metal – khususnya musik beraliran trash metal – kembali bergairah. Ahad kemarin, sebuah konser musik metal bertajuk Trash Attack

    digelar di Kompleks GOR Bulungan, Jakarta Selatan.


    Konser yang berlangsung dari siang hingga malam itu menampilkan sekitar 20 band cadas dari Jakarta dan sekitarnya. Band yang tampil, antara lain, Seringai, Komunal, Trashline, Gigantor, dan Roxx.


    Ketua Penyelenggara Rizky Syahputra mengatakan, konser tersebut digelar untuk membangkitkan kembali musik trash metal yang pernah bergema pada sekitar 1990-an. “Kami ingin memberitahu kepada masyarakat bahwa musik trash metal belum mati,” kata Rizky tentang konser musik yang mematok harga tiket Rp 25 ribu buat penontonnya itu.


    Untuk itu Penyelenggara berupaya mempertemukan grup-grup rock metal lama dengan grup rock yang sekarang dalam satu panggung. Tujuannya, untuk memperkuat komunitas musik trash metal, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.


    Konser hari itu ditutup dengan penampilan gurp cadas Roxx. Band heavy metal – yang beranggotakan

    Iwan (gitar), Jaya (gitar), Radensu (drum), Trison (vokal) dan Tony (bass) – tersebut pernah naik daun pada 1990-an. Malam itu, Roxx membawakan sekitar 7 lagu, termasuk lagu hits mereka seperti Gontai, Penguasa, dan Rock Bergema.


    Meski setiap grup yang tampil beraliran musik cadas yang menghentak, konser kemarin berjalan lancar. Vokalis Roxx Trison menyatakan, acara Trash Attack ini sebagai upaya untuk membangkitkan kembali musik metal yang dulu pernah tenar di masyarakat. “Untung ada Acara seperti ini, Musik metal seakan hidup kembali,” katanya.



    Herry Fitriadi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.