Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Joko Anwar Ungkap 4 Jenis Makhluk di Nightmares and Daydreams, Agarthan hingga Antibodi

Reporter

Editor

Marvela

image-gnews
Sutradara, produser, dan para pemain serial Joko Anwar's Nightmares and Daydreams menghadiri konferensi pers di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Marvela
Sutradara, produser, dan para pemain serial Joko Anwar's Nightmares and Daydreams menghadiri konferensi pers di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Marvela
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Joko Anwar mengungkapkan empat jenis makhluk yang ada di serial Nightmares and Daydreams. Mereka adalah manusia biasa, Antibodi, Agartha, dan Supreme Being.

"Dalam serial ini terdapat empat jenis makhluk: manusia biasa; Antibodi atau manusia yang sudah berhasil berevolusi kemudian direkrut jadi pembela Bumi; Agarthan, makhluk dari perut Bumi yang mencoba menguasai dunia kita; dan Supreme Being," ungkap Joko Anwar dalam catatan produksi yang dirilis Netflix.

Serial ini mengenalkan genre baru di Indonesia, science-fiction supernatural, dan menggabungkan elemen-elemen fantasi dengan isu-isu penting di dunia nyata. Semesta baru ini dipandu tokoh-tokoh kunci yang diperankan Ario Bayu, Fachri Albar, Marissa Anita, Lukman Sardi, Nirina Zubir, Yoga Pratama, Sita Nursanti, dan Asmara Abigail.

Awalnya penonton akan mengira para karakter utama adalah orang-orang biasa, namun kejadian-kejadian aneh yang terjadi pada mereka justru menguak misteri besar tentang Hollow Earth, Agartha, dan Antibodi.

Ide Joko Anwar Hadirkan Dunia Agartha di Nightmares and Daydreams


Rasa penasaran tentang teori Bumi Berongga (Hollow Earth), bahwa ada dunia lain berisi peradaban yang amat maju di bawah dunia yang kita pijak, membawa sutradara, produser, dan penulis naskah Joko Anwar menciptakan Nightmares and Daydreams.

Alih-alih mengeksplorasi cerita-cerita alien dari luar angkasa, Joko justru tertarik dengan mereka yang muncul dari perut Bumi. Dari sanalah ia menciptakan kisah tentang sebuah dunia bernama Agartha, dihuni oleh makhluk yang disebut sebagai Agarthan. Peradaban dengan teknologi canggih tersebut dari waktu ke waktu berkelana ke permukaan Bumi demi menunaikan kepentingan sakral mereka.

Menurut Tia Hasibuan selaku produser dan penulis, proses penulisan serta riset tentang dunia Agartha tidaklah sulit. “Semuanya berawal dari Abang (Joko Anwar). Kami diberikan beberapa rujukan bacaan tentang Agartha, lalu menggodok karakter dan cerita yang dipilih bareng-bareng,” ungkap Tia.

7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams Saling Berkaitan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Joko Anwar's Nightmares and Daydreams terdiri dari tujuh episode yang dikemas dalam format menyerupai antologi. Setiap episode bisa berdiri sendiri, namun masing-masing pada akhirnya akan berkaitan dan saling mengisi. Tiap episodenya akan mengungkap misteri dan benang merah seluruh episode akan menghadirkan kejutan besar di ujung serial.

Dipicu peristiwa-peristiwa aneh yang terjadi sejak 1985 hingga 2024, sekumpulan orang biasa berjuang menyelamatkan dunia dari ancaman yang sedang mengintai umat manusia. Ada sopir taksi yang mencoba menyelamatkan ibunya dari panti jompo misterius, seorang adik mencari kakaknya yang hilang secara misterius setelah melamar kerja, atau seorang pelukis poster film yang terjebak di bioskop aneh.

Joko Anwar's Nightmares and Daydreams tayang di Netflix mulai Jumat, 14 Juni 2024. Joko Anwar juga menggandeng tiga sutradara lainnya untuk terlibat dalam penggarakan serial ini. Mereka adalah Randolph Zaini, Ray Pakpahan, Tommy Dewo.

Pilihan Editor: Isu Sosial Politik Jadi Inspirasi Joko Anwar Bikin Serial Nightmares and Daydreams

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Deretan Film dan Serial Ternama yang Dibintangi Marissa Anita

2 hari lalu

Marissa Anita. Foto : Linkedin
Deretan Film dan Serial Ternama yang Dibintangi Marissa Anita

Kesempatan Marissa Anita bergabung menjadi pengisi suara dalam film animasi Ozi menambah panjang catatan filmografinya


Nightmares and Daydreams karya Joko Anwar Top 10 TV Shows di Netflix Amerika Serikat dan Prancis

26 hari lalu

Poster serial Joko Anwar's Nightmares and Daydreams episode 6: Hypnotized. Dok. Netflix
Nightmares and Daydreams karya Joko Anwar Top 10 TV Shows di Netflix Amerika Serikat dan Prancis

Serial Netflix terbaru Nightmares And Daydreams karya Joko Anwar sukses masuk 10 besar TV Shows Netflix Amerika Serikat dan 3 besar di Prancis.


Reaksi DPR hingga Selebritas atas Wacana Bansos untuk Korban Judi Online

30 hari lalu

Banyak orang melakukan judi online karena ingin kaya secara instan. Padahal, ada banyak bahaya judi online. Mulai dari masalah finansial hingga kesehatan. Foto: Canva
Reaksi DPR hingga Selebritas atas Wacana Bansos untuk Korban Judi Online

Komisi VIII DPR menilai korban judi online tidak bisa serta merta mendapatkan bansos dari pemerintah.


Komentari Bansos untuk Korban Judi Online, Joko Anwar: Negeri Kita Sirkus Banget

30 hari lalu

Sutradara Joko Anwar menghadiri konferensi pers serial Nightmares and Daydreams di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Marvela
Komentari Bansos untuk Korban Judi Online, Joko Anwar: Negeri Kita Sirkus Banget

Joko Anwar, Soleh Solihun, hingga Arie Kriting mengkritik usulan pemerintah soal korban judi online bisa menjadi penerima bansos.


Demi Joko Anwar's Nightmares and Daydreams, Sita Nursanti Turunkan Berat Badan 20 Kg

31 hari lalu

Sita Nursanti membintangi serial Joko Anwar's Nightmares and Daydreams. Dok. Netflix
Demi Joko Anwar's Nightmares and Daydreams, Sita Nursanti Turunkan Berat Badan 20 Kg

Sita Nursanti menjadi karakter utama satu-satunya yang muncul di lebih dari dua episode serial Joko Anwar's Nightmares and Daydreams.


Nightmares and Daydreams: Pemeran dan Cerita Tiap Episodenya

33 hari lalu

Poster serial Joko Anwar's Nightmares and Daydreams episode 6: Hypnotized. Dok. Netflix
Nightmares and Daydreams: Pemeran dan Cerita Tiap Episodenya

Nightmares and Daydreams tayang di platform Netflix pada Jumat, 14 Juni 2024


Joko Anwar: Serial Nightmares and Daydreams Sebenarnya tentang Rumah

34 hari lalu

Sutradara Joko Anwar menghadiri konferensi pers serial Nightmares and Daydreams di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Marvela
Joko Anwar: Serial Nightmares and Daydreams Sebenarnya tentang Rumah

Joko Anwar menjelaskan tema utama sesungguhnya yang sengaja diangkat dalam serial Nightmares and Daydreams.


Isu Sosial Politik Jadi Inspirasi Joko Anwar Bikin Serial Nightmares and Daydreams

34 hari lalu

Sutradara, produser, dan para pemain serial Nightmares and Daydreams menghadiri konferensi pers di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Marvela
Isu Sosial Politik Jadi Inspirasi Joko Anwar Bikin Serial Nightmares and Daydreams

Joko Anwar mengungkapkan cerita dalam serial Nightmares and Daydreams yang bergenre sci-fi supernatural sangat relevan dengan masyarakat Indonesia.


Menjajal Vivo X100 Ala Joko Anwar, dari Produksi Film Pendek Hingga Potret Sunset

35 hari lalu

Sineas Indonesia, Joko Anwar, saat membagikan kesannya memakai smartphone Vivo X100 Series.(TEMPO/Alif Ilham Fajriadi)
Menjajal Vivo X100 Ala Joko Anwar, dari Produksi Film Pendek Hingga Potret Sunset

Joko Anwar memuji ponsel teranyar Vivo X100 Series yang debut di Indonesia pada 12 Juni 2024. Disebut cocok untuk produks film pendek ala profesional.


Pandji Pragiwaksono Sampai Dihubungi Pimpinan Parpol Usai Debat Tajam di Podcast soal Dinasti Politik

41 hari lalu

Pandji Pragiwaksono. Foto: Youtube Pandji.
Pandji Pragiwaksono Sampai Dihubungi Pimpinan Parpol Usai Debat Tajam di Podcast soal Dinasti Politik

Komika Pandji Pragiwaksono mengaku sampai dihubungi pimpinan partai politik usai perdebatannya soal dinasti politik di siniar Total Politik.