Youtuber Jerome Polin dan Kakaknya Masuk Forbes 30 Under 30: Berawal dari Mimpi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jerome Polin dan kakaknya, Jehian Panangian masuk dalam Forbes 30 Under 30 Asia. Foto: Instagram

    Jerome Polin dan kakaknya, Jehian Panangian masuk dalam Forbes 30 Under 30 Asia. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Youtuber Jerome Polin dan kakaknya, Jehian Panangian berhasil masuk dalam Forbes 30 Under 30 Asia. Penghargaan kepada pemuda yang sudah sukses di bawah usia 30 tahun ini membuatnya tak percaya. Jerome sudah memimpikannya selama bertahun tahun.

    "Shock parah. What?! Dari dulu ngeliatin orang dapet penghargaan Forbes 30 Under 30, cuma bisa mimpi 'kapan ya aku dapet?' Harus bener-bener berprestasi kalau mau dapet," tulisnya di Instagram pada Selasa, 20 April 2021.

    Jerome dan Jehian Panangian adalah pendiri dari agensi entertainment Q&A Group Indonesia yang menaungi sejumlah youtuber dan influencer. Total hingga kini ada sebelas youtuber termasuk influencer Jang Hansol dengan 4 juta subscribers, dan Leonardo Edwin dengan 1 juta subscribers.

    Tidak mudah bagi Jerome dan Jehian Panangian sampai akhirnya mendapatkan penghargaan bergengsi ini. Jerome menyatkan ini adalah penghargaan tertinggi yang pernah dia peroleh. "Enam tahun setelah memulai perjuangan, pagi ini melihat pengumuman Forbes 30 Under 30 Asia, ada namaku woy. Berasa mimpi asli aaaaa," tulisnya.

    Jerome Polin. Instagram/@jeromepolin

    Jerome tak menyangka di usianya yang pada 2 Mei nanti menginjak 23 tahun sudah meraih penghargaan sebesar ini. Rasa bahagianya semakin terasa ketika mengetahui penghargaan itu diterima bersama kakaknya. "Pas buka kategori dan lihat list orang yang masuk Forbes 30 Under 30, bener-bener bersyukur bisa terpilih! We did it bang Jehian! Terima kasih banyak buat kalian semua yang selalu mendukung dan kasih semangat buat aku!" tulisnya.

    Kendati salah satu mimpinya sudah terwujud, youtuber dengan 6,3 juta subscribers ini tidak ingin cepat berpuas diri. Dia akan terus melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi banyak orang. "Tapi perjuangan belom selesai! Masih panjang perjuangan dan perjalanan. Semoga bisa terus menebar hal positif dan bermanfaat. Yok berjuang bareng-bareng! Mantappujiwa!!" tulis Jerome.

    Jerome Polin adalah mahasiswa jurusan Matematika di Waseda University asal Surabaya. Dia membuat konten tentang matematika dan kehidupannya di Jepang bersama teman-temannya di kanal YouTube Nihongo Mantappu. Kebanyakan berisi mengenai kerinduannya sebagai mahasiswa asing di negara matahari terbit itu dan bagaimana mengenalkan Indonesia kepada teman-temannya. Sesekali, ia membuat konten tentang memahami matematika dengan gampang.

    Baca juga:
    Ngobrol dengan Nadiem Makarim, Ini Saran dari Jerome Polin untuk Pendidikan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.