4 Lirik Lagu Bimbo ini Selalu Jadi Pengantar Ramadan Termasuk Sajadah Panjang

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bimbo

    Bimbo

    TEMPO.CO, Jakarta - Umat muslim Indonesia pasti tidak asing lagi dengan lirik lagu “ada anak bertanya pada bapaknya, buat apa berlapar-lapar puasa” yang kerap terputar di berbagai tempat saat bulan Ramadan tiba. Lagu religi legendaris ini tak pernah hilang dari suasana Ramadan, meski usianya sudah cukup lama.

    Lirik tadi berasal dari lagu berjudul “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya” yang dibawakan grup musik Bimbo. Grup musik pop Indonesia yang mulai berkiprah sekitar 1967, dengan personil Sam Bimbo, Acil Bimbo, Jaka Bimbo dan Iin Parlina. Di era 1970-an Bimbo dikenal dengan lagu balada dan lirik-liriknya yang puitis, barulah saat masuknya Iin Parlina Bimbo menjamah lagu-lagu bertema keseharian, seperti lagu Abang Becak.

    Memasuki era 1980-an Bimbo merilis lagu bertema kritik sosial, namun di sisi lain mereka juga mengeluarkan lagu bernafas religi lewat lagu Tuhan, karya Sam Bimbo yang berlanjut dengan album Qasidah sekitar tahun 1974, Sajadah (1977) dan lain-lain. Lagu-lagu religi Bimbo kerap dinyanyikan dan diputar di berbagai tempat saat memasuki suasana Hari Raya Islam.

    Baca: Ibadah Ramadan DKI Susun Aturan Selama Pandemi

    Untuk menyegarkan ingatan Anda akan grup musik Bimbo, berikut rekomendasi enam lagu Bimbo untuk mengisi bulan Ramadan yang akan datang setidaknya satu pekan lagi:

    1. Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya

    Ada anak bertanya pada bapaknya
    Buat apa berlapar-lapar puasa
    Ada anak bertanya pada bapaknya
    Tadarus tarawih apalah gunanya

    Lapar mengajarmu rendah hati selalu
    Tadarus artinya memahami kitab suci
    Tarawih mendekatkan diri pada Ilahi
    Lihat langit keanggunan yang indah

    Membuka luas dan anginpun semerbak
    Nafsu angkara terbelenggu dan lemah
    Ulah ibadah dalam ikhlas sedekah

    1. Bermata Tapi Tak Melihat

    Bermata tapi tak melihat
    Bertelinga tapi tak mendengar
    Bermulut tapi tak menyapa
    Berhati tapi tak merasa

    Berharta tapi tak sedekah
    Berbenda tapi tak berzakat
    Berilmu tapi tak beramal
    Berjalan tapi tak terarah

    Semoga kita terhindar dari hal-hal sedemikian
    Semoga kita menjauh dari sikap sedemikian

    Beramal tapi kurang ikhlas
    Berjanji tapi suka lupa
    Bergunjing hampir tiap hari
    Berkata tapi menyakitkan

    1. Tuhan

    Tuhan
    Tuhan Yang Maha Esa
    Tempat aku memuja
    Dengan segala doa
    Aku jauh, Engkau jauh
    Aku dekat, Engkau dekat
    Hati adalah cermin
    Tempat pahala dosa bertaruh

    Tuhan
    Tuhan Yang Maha Esa
    Tempat aku memuja
    Dengan segala doa

    Tuhan
    Tuhan Yang Maha Esa
    Tempat aku memuja
    Dengan segala doa

    Aku jauh, Engkau jauh
    Aku dekat, Engkau dekat
    Hati adalah cermin
    Tempat pahala dosa bertaruh

    Tuhan
    Tuhan Yang Maha Esa
    Tempat aku memuja
    Dengan segala doa
     

    1. Sajadah Panjang

    Ada sajadah panjang terbentang
    Dari kain yang
    Sampai ke tepi kuburan hamba
    Kuburan hamba bila mati

    Ada sajadah panjang terbentang
    Hamba tunduk dan sujud
    Di atas sajadah yang panjang ini
    Diselingi sekedar interupsi

    Mencari rezeki mencari ilmu
    Mengukur jalanan seharian
    Begitu terdengar suara adzan
    Kembali tersungkur hamba

    Ada sajadah panjang terbentang
    Hamba tunduk dan rukuk
    Hamba sujud dan lepas kering hamba
    Mengingat Dikau sepenuhnya

    1. Rindu Kami Padamu

    Rindu kami padamu ya rasul
    Rindu tiada terpera
    Berabad jarak darimu ya rasul
    Serasa dikau di sini

    Cinta ikhlasmu pada manusia
    Bagai cahaya surga
    Bapatkah kami membalas cintamu
    Secara bersahaja

    Rindu kami padamu ya rasul
    Rindu tiada terpera
    Berabad jarak darimu ya rasul
    Serasa dikau di sini

    Cinta ikhlasmu pada manusia
    Bagai cahaya surga
    Dapatkah kami membalas cintamu
    Secara bersahaja

    Rindu kami padamu ya rasul
    Rindu tiada terpera
    Berabad jarak darimu ya rasul
    Serasa dikau di sini

    1. Wudhu

    Kubaca Ta’awudz dan
    Basmalah lalu ku ucapkan
    Kubasuh tanganku
    Kusucikan kedua tanganku

    Kubasuh mulutku
    Kusucikan lidah dan ucapanku
    Kubasuh hidungku
    kusucikan penciumanku

    Kubasuh mukaku
    Kusucikan wajah dan penglihatanku
    Kubasuh lenganku
    Kesucikan perbuatanku

    Kubasuh rambutku
    Kusucikan pikiranku
    Kubasuh telingaku
    kusucikan pendengaranku

    Kubasuh kakiku,
    Kusucikan langkahku
    Allah ya Rabbi
    Ijinkan aku menghadapMu
    Allah ya Rabbi
    Ijinkan aku menghadapMu

    Empat lirik lagu Bimbo tersebut kerap terdengar menjelang dan sepanjang Ramadan di berbagai tempat. Di mal hingga diperdengarkan pula di radio-radio. 

    DELFI ANA HARAHAP


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.