Unggah Foto Sedang Memompa ASI, Angelica Simperler Malah Dikira Anak SMP

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angelica Simperler sedang memompa ASInya. Foto: Instagram Angelica Simperler.

    Angelica Simperler sedang memompa ASInya. Foto: Instagram Angelica Simperler.

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris sinetron, Angelica Simperler mengejutkan para pengikutnya saat mengunggah foto yang menunjukkan aktivitasnya sebagai ibu menyusui setelah melahirkan anak pertamanya pada 17 Maret lalu. Ia mengunggah foto tengah memompa air susu ibu atau ASI dengan pompa teknologi baru di akun Instagramnya, Senin, 29 Maret 2021. 

    "Banyak yang nanyain aku, pakai pompa ASI apa? Ini...Aku lagi coba ini yaaaa," ujarnya sambil memamerkan pompa ASI yang digunakan dengan mudah dan tak perlu ribet. 

    Di foto itu, Angelica yang melahirkan bayi laki-laki bernama Ryuzi Nara At Tariq itu, terlihat santai meski tengah melakukan aktivitas memompa ASI. Pandangannya tetap mengarah ke layar laptop di depannya. Wajah Angelica, tak memperlihatkan perempuan matang berusia 34 tahun dan baru 12 hari melahirkan. Ia terlihat muda dan segar seperti layaknya ABG berusia 12-15 tahun. 

    Baca juga: Angelica Simperler Melahirkan Anak, Namanya Ryuzi Nara At Tariq

    ADVERTISEMENT

    Tak ayal, unggahan istri Rico Hidros ini menuai banyak pujian sahabat dan para pengikutnya. Mereka memuji Angelica."Sumpaaaah gemeeesssh imuuuttt-imuuttt banget dear," tulis Vicky Shu. "Emak-emak mukanya kayak anak SD...Anak SD sekarang mukanya kayak emak-emak," tulis @ulandari_0117. "Masya Allah mudanya emak-emak ini," tulis @imeyliaamrl. "Yaa ampun...kayak anak SMP," tulis @astrid_sasta11. "Udah ibu-ibu lho ini, tapi kok masih ABG banget...Kak envy deh," kata @ainunmuchtar96. 

    Angelica Simperler menikah dengan Rico Hidros pada 21 Juni 2020. Sebelum mempersunting Angelica, Rico adalah duda satu anak yang ditinggal istrinya untuk selama-lamanya, aktris film Saphira Indah pada 30 Januari 2019. Saat meninggal, Saphira yang mengalami sesak napas tengah hamil enam bulan. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...