Ini Cara Ganjar Pranowo Redam Kemarahan Risma

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo punya resep jitu untuk meredam kemarahan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Ia membagi resepnya dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya, Sabtu, 6 Maret 2021. 

    "Pijat bareng Bu Mensos. Ternyata caranya gampang agar Bu Mensos itu enggak ngamukan, pijet. Yang mijat kami ini adalah temen-teman difabel yang ikut pelatihan keterampilan dari kementerian ataupun Dinas Sosial. Dengan keterampilan itu, mereka bisa survive dan lebih semangat. Makasih ya Mas Febri dan Mbak Listy," tulisnya pada keterangan unggahannya itu.

    Baca juga: Awal Jadi Gubernur, Ganjar Pranowo Ungkap Istri Cemburu

    "Lagi dipijat sama Bu Mensos," kata Ganjar. 

     

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini. Foto: Instagram Ganjar Pranowo.

    Terdengar suara Risma bersendawa. "Ngerti ngene mau-mau, rek. Yo wis, gak usah mulih. Aku tak pijet wae. (Tahu gini, dari tadi, rek. Ya sudah enggak usah pulang. Aku pijat saja. )," kata Risma. 

    Ganjar merespons sambatan Risma itu dengan memberikan tips kepada para direktur jenderal di bawah Risma. "Biar enggak stres-stres, di kantor dibuatkan, Pak. Jadi kalau Bapak Dirjen habis dimarahi Bu Menteri, (kasih) pijat," kata Ganjar. "Padahal sehari tiga kali marahinya," timpal Risma.

    Unggahan Ganjar Pranowo ini direspons masyarakatnya. "Pak Ganjar bisa aja. Sehat terus Pak Ganjar dan Bu Risma biar selalu bisa melayani masyarakat," tulis @fyan2715.  

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.