Yusuf Mansur Kabarkan Kondisi Terkininya, Bersyukur Sudah Bisa Buang Air

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustad Yusuf Mansur. Instagram

    Ustad Yusuf Mansur. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendakwah, Yusuf Mansur mengabarkan kondisi terakhirnya pasca dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto lantaran kondisinya memburuk akibat Covid-19. Ia mengunggah foto Q.S. Yaasin ayat 1-16 di akun Instagramnya, Ahad, 13 Desember 2020. 

    "Qs Yaasin ayat 68, "Sesiapa yang usianya dipanjangkan umur, akan dikembalikan ke kejadian awal penciptaan. Yang begini dikasih tahu biar pada mikir. Make akal, make otak, make pikiran," tulisnya khas dengan gaya Betawinya. 

    Yusuf menuliskan renungannya. "Saya belum tua lah, hehhe. 45. 19 Des besok, 45 insyaaAllah. Tap Ahad pagi ini, buang besar pake pampers, hihihihi. Buang air kecil, pake pispot. Secara tangan dan di badan dipasang beberapa alat bantu dan monitor. Tapi aman insyaaAllah. Bukan ventilator," ujarnya.

    Ustad Yusuf Mansur. Instagram

    Ayah Wirda Mansur ini menjelaskan, semalam, ia langsung masuk ke Cerebro Intensive Care Unit RSPAD Gatot Subroto. Sebelumnya, ia sempat masuk di RS Siloam Kelapa Dua. Lantaran kian memburuk, malam harinya Yusuf Mansur dibawa ke RSPAD. 

    "Langsung mikir keras saya. Kalau kawan-kawan bisa buang air dan besar dengan  sangat nyaman, sambil WA-nan, FB-an, IG-an, Netflix-an, Yuousufan, hehehe... Wuah, asli. Kata Nabi, minimal sama dah dengan para raja di muka bumi," tulisnya dengan berkelakar. 

    Persoalan buang air ini menjadi masalah besar bagi pendiri Pondok Pesantren Daarul Quran. "Jujur, malam pertama, saya mikirin buang air besar. Kebayang, dicebokin, dilapin, dan dibersihin. Sama orang lain. Hehehehe. Dan bener, ga keluar-keluar," katanya. 

    Tapi, setelah berulang kali dimotivasi oleh para suster RSPAD Gatot Subroto, ia berhasil membuang hajat. Ia akhirnya bisa melewati masa kritis itu. Ia yakin bisa kembali pulih. " InsyaaAllah saya yakin sekali bakal sehat, sebab didoakan keluarga tercinta, orang-orang tua, kerabat dekat, DQ, Paytren, dan begitu banyak orang di luar sana yang juga berdoa dengan penuh ketulusan," katanya.

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.