Ini Alasan Andrea Bocelli Tak Segera Ungkap Pernah Positif Corona

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrea Bocelli dan Veronica bersama bayi mereka, Virginia

    Andrea Bocelli dan Veronica bersama bayi mereka, Virginia

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi opera Italia, Andrea Bocelli mengaku memiliki alasan khusus mengapa ia menyembunyikan jika pernah dinyatakan positif Corona. Ia ingin melindungi keluarga dan tak ingin membuat penggemarnya merasa khawatir.  

    "Pandemi yang mengguncang dunia juga telah mempengaruhi saya dan anggota keluarga saya. Saya tentu saja tidak ingin membuat khawatir saya dan juga ingin melindungi privasi keluarga saya," kata Bocelli dilansir Variety, pada Rabu. 27 Mei 2020. 

    Ia membagi kisahnya pernah terinfeksi Covid-19 melalui unggahan di akun Facebooknya pada Selasa, 26 Mei 2020. Ia sudah dinyatakan sembuh total sebelum acara webcast pada hari Minggu Paskah.

    Robot Humanoid YuMi memimpin kobser Lucca Philharmonic Orchestra yang tampil bersama penyanyi tenor Italia, Andrea Bocelli di Verdi Theatre, Pisa, Italia, 12 September 2017. REUTERS/Remo Casilli

    Bocelli mengklaim telah menyumbangkan darah guna membantu para peneliti menemukan obat untuk virus corona. "Kami cukup beruntung bisa sembuh total pada akhir Maret. Saat diberi kesempatan untuk menyumbangkan darah untuk membantu menemukan obat bagi Covid, respons saya  'ya'. Sikap sederhana tetapi saya memainkan bagian kecil saya," katanya menambahkan.

    Penyanyi itu pertama kali mengungkapkan perihal keluarganya sakit virus corona pada pekan lalu dalam sebuah wawancara yang diterbitkan dalam Wall Street Journal. "Saya bersama seluruh keluarga saya dan kami semua terinfeksi. Kami terserang demam, kedinginan, lalu batuk," ujarnya.

    Bocelli sendiri, memecahkan rekor YouTube pada bulan lalu di hari Minggu Paskah dengan konser "Music for Hope". Konser ini dilihat lebih dari 28 juta orang di seluruh dunia dalam 24 jam dan saat ini telah disaksikan lebih dari 40 juta kali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.