Hotman Paris Imbau Anggota DPR Sumbang Satu Bulan Gajinya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Pengacara kondang Hotman Paris menginisiasi gerakan untuk berdonasi beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Hotman mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk bersama-sama menyumbangkan beras minimal 10 kilogram.

    Menurut pengamatannya, jika gerakan tersebut bersama-sama direalisasikan maka akan banyak yang terbantu. "Dihimbau semua warga yang mampu menyumbang sedikitnya 10 kg beras melalun kantor RW masing masing! Hotman perkirakan ada 2 juta penduduk Jabotabek yg mampu nyumbang 10 kg! Jadi total minimum 20 juta kg beras! Ayok Program 10 kg beras Hotman Paris! Atau bagi beras ke daerah dekat rumah sekitar yang kurang mampu," tulis Hotman di Instagramnya pada Selasa, 7 April 2020.

    Hotman juga mengibaratkanharga 5 kilogram beras sama dengan minuman yang dibeli di cafe. Jika uang untuk membeli minuman di cafe tersebut dialihkan untuk membeli beras 5 kilogram maka akan sangat membantu masyarakat yang kesulitan di tengah wabah virus corona saat ini. "5 kilogram beras cukup untuk makan 1 minggu keluarga," kata Hotman dalam video yang diunggahnya.Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Selain itu, Hotman juga mengimbau kepada para anggota DPR yang berjumlah lebih dari 600 orang dapat juga terlibat dalam gerakan ini. Dengan mengalokasikan gaji satu bulannya untuk membeli beras yang ditujukan untuk masyarakat yang memiliki kesulitan ekonomi.

    "Halo 600 orang anggota DPR harta kita itu tidak kita bawa mati, tolong semua gaji anda khususnya 1 bulan saja disumbangkan dipakai untuk membeli beras makan akan jutaan penduduk Indonesia selamat," kata Hotman Paris.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.