Alunan Saksofon Michael Paulo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Dari atas panggung setinggi setengah meter, pria itu bergerak ke arah penonton. Sembari meniup saksofon kinclong keemasan, si pria menyapa penonton dengan permainan apiknya. Berikutnya, ia naik ke atas bangku dan sebuah meja panjang di seberang panggung. Di atas meja itu, ia memainkan komposisi berjudul Millenium Song.Begitulah gaya pemain saksofon Michael Paulo asal Amerika di Moonlight House of Rhytm, Jakarta, Rabu malam lalu. Michael, yang mengenakan kaus hitam ketat dan celana jins hitam, tampil sebagai bintang selama empat hari, hingga Sabtu lalu, bersama sahabatnya, vokalis Pauline Wilson. Pada pertunjukan perdana itu, Michael juga berkolaborasi dengan harpais Maya Hasan.Pertunjukan yang diberi tajuk "Up Close and Personal" itu digelar atas kerja sama Moonligt dengan Java Festival Production. Sajian musik jazz kelas dunia yang dibawakan Michael merupakan bentuk komitmen Moonlight menghadirkan musisi dunia. Akhir bulan lalu, Moonlight menghadirkan komposer sekaligus pianis jazz, David Benoit, dalam pertunjukan selama dua hari.Walau cuma dihadiri oleh sekitar 80 orang, Michael tampil memukau. Ruangan kafe berkapasitas 150 orang itu seakan penuh dengan aksi panggung Michael yang brilian. Tampil selama sekitar 2,5 jam, Michael membawakan 17 lagu, di antaranya One Passion, Bumpin, Deeper in Love, Cantaloupe Island, dan Footprints. Bersama Pauline, ia membawakan lagu-lagu Wanna Be Arround, CC Rider, dan Good Morning Heartache. Sementara itu, duetnya dengan Maya Hasan membawakan Can't Stop Love dan Baccarat. Konsep "Up Close and Personal" dijewantahkan Michael dengan ciamik. Pria asal Hawaii itu tampil interaktif dan menyapa penonton dengan akrab. Ia bahkan menggoda sepasang pengunjung dengan mengatakan bahwa si perempuan adalah anak perempuannya. Pria 55 tahun yang pernah berkolaborasi dengan musisi dunia, seperti Al Jarreau, Jeffrey Osborne, dan David Benoit, itu menampilkan permainan saksofon kelas wahid. Ia menunjukkan kemampuan olah saksofon dengan menampilkan suara bervibra panjang.Emosi yang dilibatkan dalam permainan saksofonnya terasa mengisi ruangan yang temaram. Pada kesempatan lain, ia berimprovisasi dengan bermain solo di tengah penonton. Band pengiringnya, Nita Artsen & Friends, menunggu beberapa saat baru kemudian menyambut dengan alunan musik bersama.Pauline juga tak kalah garang. Vokalis grup Seawind ini menampilkan suara tinggi berkarakter dan punya jiwa yang melandasi lagu-lagunya. Duo sahabat yang pernah tergabung dalam grup musik Kalapana asal Hawaii ini menunjukkan kekompakan yang luar biasa. "Dia sudah seperti adik saya sendiri," ujar vokalis yang pernah meraih penghargaan dalam Grammy Awards (1980) untuk kategori lagu untuk anak dalam duet bersama George Benson ini. Kolaborasi dengan Maya Hasan, yang tampil mengenakan micro mini tube dress cokelat dan dipadu legging hitam, juga menampilkan sesuatu yang unik. Desiran perkusi dipadu petikan harpa menyajikan nuansa jazz yang berbeda. Siraman string harpa Maya memperkaya nada saksofon Michael. Sayangnya, Maya hanya tampil berkolaborasi pada hari pertama. "Saya punya agenda lain akhir pekan ini," kata perempuan 36 tahun yang tengah menyiapkan album ketiganya bersama Michael itu. TITO SIANIPAR

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.