Sandiaga Disidak Anak Meeting Sama Siapa, Netizen: Titipan Istri

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno mengikuti demam Dolly Parton Challenge di Instagram . instagram.com/sandiuno

    Sandiaga Uno mengikuti demam Dolly Parton Challenge di Instagram . instagram.com/sandiuno

    TEMPO.CO, JakartaSandiaga Uno tiba-tiba disidak oleh putra bungsunya, Sulaiman ketika sedang meeting bersama kolega kerjanya. Suami dari Nur Asia ini di telepon langsung oleh Sulaiman melalui video call.

    "Kalau biasanya suka disidak sama Mpok @nurasiauno lewat video call. Kali ini disidak sama si bungsu Sulaiman melalui video call," tulis Sandi di Instagramnya pada Senin, 3 Februari 2020.

    Dalam video yang diunggahnya, terlihat Sandiaga sambil memegang ponselnya berjalan mengelilingi ruangan meetingnya sambil memperkenalkan satu per satu nama kolega kerjanya kepada Sulaiman melalui video call. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengaku pertanyaan yang dilontarkan Sulaiman kepadanya sama persis dengan pertanyaan yang biasa ditanya oleh istrinya. "Nanyanya persis seperti ibunya 'sama siapa aja meetingnya?'" tulis Sandi.

    Ia pun mengakui bahwa apa yang dilakukan oleh istri dan anaknya adalah bukti cinta dan perhatian untuknya. "Hayoo, siapa di sini yang sama pasangannya juga kaya gitu? Yang bucin ngaku," ucap Sandi. Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh aktris Prilly Latuconsina yang mengakui bahwa dirinya adalah seorang yang bucin alias budak cinta. "Saya," tulis Prilly di kolom komentar.

    Netizen berpendapat bahwa apa yang dilakukan Sulaiman merupakan permintaan dari sang istri. "Itu hanya kamuflase Sulaiman yang nelpon, percayalah pak ada sosok mamak yang modusin," tulis akun @tashaaljoefry. "Itu pasti yang nyuruh mamahnya," tulis akun @ansor.satung. "Ada Mpok Nur di balik Sulaiman," tulis akun @ccsumiati.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.