Kembalinya X-Files

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: "Saya sudah tidak bekerja dengan Fox Mulder dan FBI," kata Dana Scully (diperankan oleh Gillian Anderson) ketika didatangi agen FBI, Drummy (Xzibit), menanyakan keberadaan Mulder. Itu adalah awal keterlibatan kembali duet Scully-Mulder dalam kasus misterius yang ditangani FBI. Pasalnya, belakangan, Scullylah yang justru membujuk Mulder (David Duchovny) untuk membantu FBI mencari seorang agennya yang hilang. Sejatinya, Mulder sudah tak ingin lagi membantu FBI karena merasa dilecehkan atas kinerjanya selama ini. Karena bujukan sang kekasih, Mulder mengiyakan dengan satu syarat. Bersama agen Dakota Whitney (Amanda Peet) mereka bahu-membahu mencari keberadaan agen Monica Bannam (Xantha Radley) yang hilang itu. Drama itu membuka film X-Files: I Want to Believe yang disutradarai oleh Chris Carter. Berbeda dengan film X-Files (1998), film ini tak tersangkut dengan mitologi keberadaan makhluk luar angkasa, yang terdapat pada tayangan serialnya. Bahkan, film ini sengaja dibuat berdiri sendiri dan bisa diikuti oleh siapa pun yang tidak mengikuti serialnya. Menurut Carter, hal itu sengaja dipilih karena membidik generasi muda yang tidak mengenal serial X-Files. "Film ini untuk memuaskan mereka, termasuk penggemar setia X-Files," ujar Carter, yang juga sutradara serialnya. Benar saja. Penonton tak perlu mengetahui latar belakang cerita yang ada pada serialnya untuk menikmati suasana thriller yang dibangun dengan apik dalam film berdurasi sekitar 100 menit ini. Ciri khas X-Files yang menyuguhkan potongan-potongan fakta yang merupakan bagian dari teka-teki besar kembali dimunculkan. Bahkan duet Anderson-Duchovny, yang bagaikan senyawa tidak terpisahkan, menjadi daya tarik utamanya. Tidak perlu mendebat kualitas adu akting mereka yang memang sudah terasah sejak serial X-Files. Walau ada penekanan bahwa menonton film ini tidak memerlukan pengetahuan tentang kisah dalam serialnya, tetap saja Chris memunculkan beberapa bagian serial sekadar untuk romantisisme, misalnya mengungkit perasaan Mulder atas kehilangan saudarinya yang diculik makhluk asing atau kemunculan teman mereka, agen Walter Skinner (Mitch Pileggi), di bagian akhir film.Yang menarik adalah kelangsungan hidup Mulder dan Scully dibuat tetap berjalan sejak serial terakhir yang diputar pada 2002. "Mereka enam tahun lebih tua dan enam tahun lebih bijaksana," ujar Carter. Drama kehidupan cinta keduanya juga mendapat porsi yang lumayan dibanding sebelumnya, yang ditutup dengan indah oleh adegan berciuman.Catatan menarik lainnya adalah keikutsertaan penyanyi rap Xzibit dalam film ini. Pria bernama asli Alvin Joiner, yang juga pembawa acara Pimp My Ride, itu merasa tersanjung diajak Carter ikut bermain karena ia sendiri merupakan penggemar serial X-Files. Proses syuting I Want to Believe boleh dikatakan cukup berat karena berlangsung pada musim dingin di Vancouver dan Pemberton, Kanada, pada Desember 2007 hingga Maret 2008. Menurut penulis skenario yang juga rekan Carter di serial, Frank Spotnitz, cerita kali ini memang khusus dibuat dengan latar kawasan bersalju tebal. Akibatnya, dibutuhkan stamina dan kondisi fisik prima selama proses syuting. "Sangat tidak mungkin kelihatan keren ketika berlari di dinginnya salju," ujar Duchovny bercanda. TITO SIANIPARJudul: X Files: I Want to BelieveSutradara: Chris Carter Skenario: Frank Spotnitz dan Chris Carter Pemain: David Duchovny, Gillian Anderson, Xzibit, Amanda Peet, Billy Connolly Genre: Drama sci-fi thrillerProduksi: 20th Century Fox

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.