Ketahui Apa Beda JAFF 2019 Dibanding Tahun Lalu

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pembukaan JAFF 2019. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Suasana pembukaan JAFF 2019. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Perhelatan festival JAFF 14 ‘Revival’ resmi dibuka mulai Selasa, 19 November 2019 di Empire XXI Yogyakarta. Festival Director JAFF 2019, Ifa Isfansyah membeberkan perbedaan JAFF tahun ini dengan tahun sebelumnya.

    "Untuk pertama kalinya JAFF memiliki venue yang terpusat, sementara di tahun-tahun sebelumnya ada tiga hingga empat venue tersebar," kata Ifa. Dengan pergelaran di satu tempat, dia berharap panitia, juri, sampai peserta bisa lebih dekat dan intim dalam merayakan.

    Ifa mengapresiasi antusiasme juri dan tamu yang hadir dari berbagai negara itu. Mulai dari Park Sun Young dari Korea Selatan, David Hanan dari Australia, hingga John Torres dan Shireen Seno dari Filipina. Dalam ajang ini, sineas senior Christine Hakim dinobatkan sebagai Board Advisor JAFF.

    Perhelatan JAFF yang ke-14 dimulai dengan pemutaran film Abracadabra (2019) yang ditayangkan serentak di lima studio Empire XXI Yogyakarta. Turut hadir para pemain Abracadabra seperti Ence Bagus, Egi Fedly, Landung Simatupang, Veronica & Valerie, Mbok Tum, hingga Yati Pesek.

    Suasana pembukaan JAFF 2019. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    "Saya mewakili dari film Abracadabra mengucapkan semoga perfilman nasional dan internasional dapat berkembang lebih baik lagi," ujar Egi Fedly. Film Abracadabra menceritakan tentang seorang pesulap yang yang mencari arti keajaiban.

    Film yang pembuatannya memakan waktu empat tahun ini disutradari oleh Faozan Rizal dan pemeran utama Reza Rahadian. Sebelum film dimulai, Faozan dan Reza memberikan sambutan melalui bentuk video kepada penonton sekaligus meminta maaf belum bisa hadir di JAFF 2019.

    Dalam pembukaan itu, sebanyak 1.454 pengunjung datang dan memeriahkan suasana sampai pemutaran film Abrakadbra selesai. Terhitung sejak 20 November 2019, penonton dapat menyaksikan film-film pilihan yang akan ditayangkan di Empire XXI Yogyakarta.

     Ribuan orang memadati pembukaan JAFF di Empire XXI Yogyakarta, Selasa 19 November 2019. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Film-film tersebut terbagi atas beberapa program yang menawarkan perspektif dengan tema festival tahun ini: Revival atau kebangkitan. Total 111 film dari 28 negara seluruh Asia Pasifik akan ditayangkan dalam serangkaian program kompetisi dan non-kompetisi. Beberapa program film JAFF 14 ‘Revival’ mengusung film film yang telah melanglang buana ke festival internasional lain, seperti, The Science of Fictions (2019), Tak Ada yang Gila di Kota Ini (2019), dan Bura (2019).

    Selain pemutaran film, JAFF 2019 juga menawarkan program-program yang fokus pada edukasi seputar pembuatan dan perkembangan film. Ada lokakarya JAFF Education, program kuliah umum Public Lecture, dan sampai seminar Forum Komunitas.

    Pembelian tiket menonton film JAFF 2019 dapat dilayani dengan membeli Sahabat Hanoman (tiket terusan) dan langsung di Empire XXI Yogyakarta setiap hari mulai pukul 09.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.