Kaum Muda dalam Sinema Italia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Polo dan Curry telah berpisah sekian lama. Mereka tak bertemu sudah hampir 18 tahun. Dalam perpisahan itu, Curry diadopsi sebuah keluarga dari India. Perjalanan panjang telah dilalui hingga akhirnya keduanya menemukan arti perjalanan panjang tersebut. Tak hanya sebuah pelajaran hidup, Curry juga menemukan seseorang yang dicintai selamanya.Dibingkai dalam judul Lezioni Di Volo, film itu digarap sutradara Francesca Archibugi. Ini adalah salah satu film yang diputar dalam Festival Film Italia bertajuk "Sinema Film Italia dan Kaum Muda, Sekarang". Festival yang memutar enam film Italia tentang remaja dan percintaan ini berlangsung 18-24 Juni 2008. Lezioni Di Volo kebanyakan menyuguhkan gambar sebuah perkampungan terpencil di tengah padang pasir yang tandus di India. Beberapa kebiasaan masyarakat India menjadi pusat perhatian kamera, seperti cara beribadah dan upacara adat. Dalam film berdurasi 106 menit ini, ada sebuah pembauran budaya yang dibawa sukarelawan medis dari Italia. Film lain yang diputar dalam festival ini berjudul Ricordati Di Me. Film ini bercerita tentang impian seorang remaja bernama Giulia menjadi bintang. Dalam film garapan Gabriel Muccino ini, selain tentang Giulia, diceritakan impian pegawai perusahaan keuangan bernama Carlo yang ingin sekali menjadi penulis novel. Ada pula film ringan nan jenaka, Lezioni Di Cioccolato (disutradarai oleh Claudio Capellini). Film ini bercerita tentang seorang kontraktor Italia yang terpaksa menyamar menjadi seorang koki karena takut dilaporkan ke polisi. Pasalnya, sebuah kecelakaan terjadi ketika menjalankan sebuah proyek. Kamal, karyawannya, jatuh dari atas bangunan. Film jenaka lainnya adalah L'uomo Perfetto. Film yang dibuat pada 2005 oleh sutradara Luca Lucini ini bercerita tentang kehidupan seorang pegawai provinsi yang punya jutaan ide dan selalu antusias menjalani kehidupannya. Dua film lainnya adalah L'ultimo Bacio dan Mio Fratello e'figlio Unico. L'ultimo Bacio (karya Gabriel Muccino) berkisah tentang pria muda yang sentimentil dan mengalami krisis dalam dirinya. Sedangkan Mio Fratello e'figlio Unico (karya sutradara Daniele Luchetti) mengetengahkan kisah tentang dua bersaudara, Accio dan Manrico, yang dihadapkan pada sebuah pilihan pelik. l AGUSLIA HIDAYAH

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.