Abracadabra Tayang Perdana di Jogja-Netpac Asian Film Festival

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Reza Rahadian menjadi salah satu anggota komite untuk menyeleksi film Indonesia yang akan dikirimkan ke penghargaan Oscar. TEMPO/Chitra Paramaesti

    Aktor Reza Rahadian menjadi salah satu anggota komite untuk menyeleksi film Indonesia yang akan dikirimkan ke penghargaan Oscar. TEMPO/Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF), Ajish Dibyo mengatakan film Abracadrabra yang dibintangi oleh Reza Rahardian akan diputar sebagai pembukaan festival ini. "Film ini tayang perdana di JAFF," kata dia dalam konferensi pers di Plaza Indonesia XXI, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Film karya Faozan Rizal ini menyuguhkan komedi gelap dari seorang pesulap bernama Lukman. Ia melakukan pertunjukan ilusi yang tiba-tiba menjadi nyata, saat trik ilusinya dapat menghilangkan seorang anak ke dalam kotak dan menghadirkan seorang perempuan yang hilang di tempat lain.

    Abracadabra diproduksi oleh Fourcolours Film dengan anggaran US$ 400 juta atau sekitar Rp 5,6 miliar. Fourcolours menggandeng Aurora Media Singapura dan HOOQ dalam pembuatan film ini.

    Selain itu, film lainnya yang akan tayang perdana dalam festival ini ialah Humba Dreams karya sutradara Riri Riza. Film yang mengambil latar di Indonesia Timur ini, menyuguhkan kisah pencarian seorang pemuda Sumba yang sekolah di Jakarta. dan kembali ke kampung halamannya.

    Direktur Artistik Kamila Andini menuturkan dinamika perfilman di Indonesia begitu menarik, sehingga membuat kurasi film yang akan diputar di JAFF tidaklah mudah. "Eksplorasi cerita, tema, dan sikap personal para film maker menajdi perhatian kami dalam seleksi," tutur dia.

    Pemutaran film di JAFF akan terbagi menjadi beberapa program penutaran film, seperti Asian Perspectives, Asian Feature, Light of Asia, JAAF Indonesian Screen Award, dan Open Air Cinema. Selain itu JAFF juga menyelenggarakan program edukasi yang terdiri dari Art For Children, Public Lecture, dan Forum Komunitas.

    JAAF mengusung tema Revival untuk festival film tahun ini, ia menjelaskan temanya tersebut merupakan kebangkitan Asia sebagai benua besar yang memiliki potensi mumpuni dalam dunia perfilman. "Kami ingin menggali lagi identitas Asia, sekarang sesama Asia dapat melihat kekuatan masing-masing," kata Direktur Festival Ifa Isfansyah.

    Jika ingin menonton JAAF, Ifa masih memikirkan harga terbaik yang akan diberikan. Ia menjelaskan untuk tiket terusan akan ada di kosaran Rp 200 ribu-Rp 300 ribu untuk empat hari festival berlangsung. Namun untuk tiket satuan Ifa mengatakan harganya akan berasa di kisaran Rp 30 ribu -Rp 35 ribu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.