Aktor Ini Tolak Main Film Demi Bantu Korban Kebakaran Hutan

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ramon Y salah satu aktor yang membintangi film Martabak Bangka memberikan keterangan soal film terbarunya di Pondok Indah XXI, Jakarta. Jumat, 26 April 2019. TEMPO/Chitra Paramaesti

TEMPO.CO, Jakarta - Bermain dalam film menjadi salah satu ladang rezeki bagi aktor. Tapi Ramon Y Tungka mengabaikan itu. Aktor yang juga pecinta alam memilih menolak beberapa tawaran film karena dia masih berada di Riau untuk membantu korban kebakaran hutan dan lahan.

"Tawaran pekerjaan itu saya tolak halus karena saya sedang mengurus kebakaran di Riau, jadi saya enggak bisa syuting film," kata Ramon di sela-sela pengambilan gambar High Angle The Movie di Base Camp Gunung Kembang, Blembem, Wonosobo, Kamis 3 Oktober 2019. Ramon berada di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, selama tiga sampai empat hari.

rRamon Y. Tungka yang berperan sebagai Mahesa dalam film Labuan Hati. Tempo/Moyang Kasih

Saat itu, dia membawa donasi, antara lain masker, obat-obatan, dan keperluan logistik bagi korban yang terdampak kebakaran dan hutan. Ketika keadaan mulai membaik, misalnya hujan sudah mulai turun dan bantuan lain mulai berdatangan, barulah Ramon Y Tungka kembali ke Jakarta.

Pria 35 tahun ini memilih mengedepankan gerakan sosial serta kegiatan alam karena berkomitmen menjaga lingkungan. "Itu tanpa pamrih, saya enggak bisa meninggalkan itu," ucap Ramon Y Tungka. "Padahal, kalau bisa dibilang soal dompet, ya lebih enak main film daripada mengurus konservasi di Sumatera, Kalimantan, dan sebagainya. Tapi saya sudah berkomitmen, janji merawat bumi."






Kemarau Tahun Ini Lebih Kering, BMKG: Mudah Kebakaran Hutan

4 hari lalu

Kemarau Tahun Ini Lebih Kering, BMKG: Mudah Kebakaran Hutan

Kalau tiga tahun terakhir ini saat musim kemarau masih sering terjadi hujan, maka di tahun 2023 ini intensitas hujan akan jauh menurun.


Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

4 hari lalu

Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

Mahfud minta antisipasi tinggi potensi kebakaran hutan dan bencana asap tahun ini demi gelaran KTT ASEAN.


Menteri Siti Nurbaya Minta Hujan Buatan Lebih Awal, Ini Alasannya

10 hari lalu

Menteri Siti Nurbaya Minta Hujan Buatan Lebih Awal, Ini Alasannya

Tim teknologi modifikasi cuaca atau biasa dikenal juga dengan teknologi hujan buatan akan segera terbang lagi.


KLHK Menangkan Gugatan, PT ABS Dinyatakan Bersalah Sebabkan Kebakaran Lahan 1.500 Hektare

23 hari lalu

KLHK Menangkan Gugatan, PT ABS Dinyatakan Bersalah Sebabkan Kebakaran Lahan 1.500 Hektare

KlhkMajelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap PT Agri Bumi Sentosa (ABS).


Membantai Sukarelawan Pemadam Kebakaran Hutan, 49 Orang di Aljazair Dihukum Mati

25 November 2022

Membantai Sukarelawan Pemadam Kebakaran Hutan, 49 Orang di Aljazair Dihukum Mati

Sejumlah 49 terdakwa dihukum mati karena mengeroyok hingga tewas seorang sukarelawan yang membantu memadamkan kebakaran hutan di Aljazair.


MA Kabulkan PK Jokowi, Penggugat Ragukan Komitmen Pemerintah Tangani Kebakaran Hutan

19 November 2022

MA Kabulkan PK Jokowi, Penggugat Ragukan Komitmen Pemerintah Tangani Kebakaran Hutan

LBH juga menyangsikan alat bukti baru atau novum yang disertakan dalam pengajuan PK Presiden Jokowi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan pada 2015.


Siti Nurbaya dan Jokowi Dipuji Soal Deforestasi, Apa Kata Walhi?

12 November 2022

Siti Nurbaya dan Jokowi Dipuji Soal Deforestasi, Apa Kata Walhi?

Walhi memandang dua faktor di balik susutnya deforestasi dan kebakaran hutan di Indonesia selama tiga tahun terakhir.


COP27, Menteri Siti dan Presiden Jokowi Dipuji Karena Deforestasi Berkurang

10 November 2022

COP27, Menteri Siti dan Presiden Jokowi Dipuji Karena Deforestasi Berkurang

Data KLHK menyatakan laju deforestasi bisa ditekan ke titik terendah sebesar 113,5 ribu hektare pada 2020-2021. Tren menurun sepanjang 3 tahun pandemi


Climate Outlook BMKG: Banjir Tahun Ini, Kebakaran Hutan Tahun Depan?

23 Oktober 2022

Climate Outlook BMKG: Banjir Tahun Ini, Kebakaran Hutan Tahun Depan?

BMKG minta waspadai potensi kebakaran hutan dan lahan yang lebih tinggi pada 2023 dibandingkan 2020, 2021 maupun 2022 yang kemaraunya basah.


Bencana Alam Efek Cuaca Ekstrem di Indonesia

21 Oktober 2022

Bencana Alam Efek Cuaca Ekstrem di Indonesia

penyebab cuaca ekstrem adalah karena adanya Monsun Asia, anginnya berhembus secara periodik dari Benua Asia menuju Australia yang melewati Indonesia.