Selasa, 24 September 2019

Erick Thohir Suntikkan Dana Buat Satria Dewa Universe

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Erick Thohir terpilih sebagai anggota baru IOC Members dalam sidang sidang IOC ke-134 di Laussane, Swiss, 24-26 Juni, (foto: istimewa)

    Erick Thohir terpilih sebagai anggota baru IOC Members dalam sidang sidang IOC ke-134 di Laussane, Swiss, 24-26 Juni, (foto: istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Erick Thohir dan Wishnutama menjadi investor film-film buatan studio Satria Dewa Universe. Kini mereka menjadi pemegang saham di studio tersebut.

    Produser Eksekutif Studio Satria Dewa Universe, Rene Ishak mengatakan berganungnya Erick Thohir dan Wishnutama sebagai pemegang saham menjadi bentuk dukungan mereka untuk perfilman Indonesia. "Kami sedang mempersiapkan sebuah acara besar di Oktober nanti,” ucap Rene Ishak dalam keterangan tertulis, Senin, 26 Agustus 2019.

    Satria Dewa Universe diperkirakan mengangkat genre film yang sama dengan Bumi Langit Universe. Kedua studio ini mengusung film-film pahlawan super yang akan tayang pada 2020. Jika Bumi Langit Universe menghadirkan tokoh pahlawan super Gundala, Sri Asih, Aquanus, dan lainnya. Adapun Satria Dewa Studio akan membuat film superhero dengan karakter Gatot Kaca.

    Selain membuat film, Satria Dewa Universe juga memproduksi merchandise, mobile game, komik, situs, serial televisi, dan taman bermain. Mereka akan merilis film yang mengangkat kisah Gatot Kaca, Arjuna, Srikandi, Yudhistira, Bharatayuda, Bima, Nakula Sadewa, dan Kurukshetra.

    Film Gatot Kaca akan disutradarai oleh Charles Gozali. Menurut dia, ini saatnya mengenalkan lagi tokoh Gatot Kaca ke anak muda dengan cara yang menarik.

    Gatot Kaca merupakan puta dari Bima, salah satu Pandawa, dan dilahirkan dengan nama Jabang Tetuka. Gatot Kaca diasuh oleh Batara Narada di khayangan dan menjadi seorang petarung unggul nan sakti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.