Rachel Amanda Jadi Relawan UNFPA, Kampanye Berkaitan dengan Film

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rachel Amanda berpose dalam konpers film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini di  Jakarta, 7 Agustus 2019. Film ini juga dibintangi oleh Rio Dewanto, Donny Damara, Susan Bachtiar, Muhammad Adhiyat, dan masih banyak lagi. TEMPO/Nurdiansah

    Rachel Amanda berpose dalam konpers film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini di Jakarta, 7 Agustus 2019. Film ini juga dibintangi oleh Rio Dewanto, Donny Damara, Susan Bachtiar, Muhammad Adhiyat, dan masih banyak lagi. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaRachel Amanda punya tugas baru setelah terlibat sebagai relawan untuk Youth Advisory Panel atau YAP dari United Nations Fund for Population Activities (UNFPA). Perempuan 24 tahun itu awalnya diajak oleh teman alumnus YAP.

    "Dia meyakinkan aku karena aku punya latar belakang ilmu psikologi," ujar Amanda saat ditemui dalam jumpa pers film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019. "Aku awalnya ragu. Tapi setelah ikut seleksi, aku berpikir ingin melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain."

    Rachel Amanda menyapa undangan dalam konpers film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini di Jakarta, 7 Agustus 2019. Film ini juga dibintangi oleh Rio Dewanto, Donny Damara, Susan Bachtiar, Muhammad Adhiyat, dan masih banyak lagi. TEMPO/Nurdiansah

    Rachel Amanda bersama belasan anak muda dari seluruh Indonesia bergabung dengan YAP selama dua tahun. Dia bertugas berbagi ilmu seputar pendidikan seks, kesetaraan gender, dan lainnya. "Kampanye itu berkaitan dengan apa yang aku kerjain dalam film sebelumnya (film Dua Garis Biru Rachel)," ucap dia.

    Kendati harus membagi tugas menjadi relawan dan tetap bekerja di industri hiburan, Rachel Amanda mengaku tidak kesulitan membagi waktu. Musababnya, menurut dia, agenda tugas di YAP cukup fleksibel sehingga bisa disesuaikan dengan jadwal kerjanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.