Kenali Tokoh Jagoan Lokal Lewat Prangko Edisi Khusus

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asosiasi Komik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia meluncurkan prangko edisi Jagoan Indonesia lewat karakter Sri Asih, Gundala, dan Si Buta dari Gua Hantu di Gedung Filateli Jakarta, Kamis 4 April 2019

    Asosiasi Komik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia meluncurkan prangko edisi Jagoan Indonesia lewat karakter Sri Asih, Gundala, dan Si Buta dari Gua Hantu di Gedung Filateli Jakarta, Kamis 4 April 2019

    TEMPO.CO, Jakarta - Bertepatan dengan 100 tahun usia penulis dan komikus legenda RA. Kosasih, 4 April 2019 Asosiasi Komik indonesia (AKSI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMKOMINFO) meluncurkan edisi prangko spesial bertemakan Jagoan indonesia dengan mengangkat profil dari Sri Asih, Si Buta dari Gua Hantu, dan Gundala.

    Prangko edisi khusus tersebut dirilis dalam beberapa versi yaitu Souvenir Sheet yang berisik prangko dengan nominal Rp 10.000, versi standar dengan masing-masing nominal Rp 3.000 dan Sampul Hari Pertama (SHP) yang dilepas secara terbatas.

    Ketua AKSI, Faza Meonk menuturkan peluncuran prangko dengan simbol karakter komik bisa menjadi salah satu bagian strategi budaya. Menurutnya, di beberapa negara maju seperti Jepang dan Amerika komik tumbuh subur dan menjadi bagian penting dari identitas sebuah negara. "Di negara maju komik dijadikan strategi budaya. Ke depannya komik ini bisa menjadi hulu," ujar Faza di Gedung Filateli Jakarta, Kamis 4 April 2019.

    Commercial General Manager Bumilangit Entertainment Corpora, Andy Wijaya menilai diproduksinya prangko dengam tiga karakter jagoan lokal ini bisa jadi bagian promosi komik Indonesia. Menurutnya tiga tokoh yang dipilih mewakili era perkomikan nasional di zamannya. Dan ketiganya sudah dikenal banyak pihak sebagai karakter jagoan khas Indonesia.

    Iwan Nazif selaku ilustrator untuk prangko ini menuturkan proses pembuatan 18 untuk prangko menghabiskan waktu hingga satu bulan. "Saya membuat sketsa, melakukan proses tinta sendiri, baru saat pewarnaan dibantu tim dari Bumilangit," tutur Iwan kepada Tempo.

    Ada tantangan sendiri bagi Iwan membuat ilustrasi untuk prangko yang berdasarkan tokoh dan cerita komik. Namun pengalamannya membuat prangko sebelumnya, membantunya lebih mudah membuat konsep prangko yang punya cerita.

    Di acara peluncuran turut diadakan lelang bersama Lutfie Hasbullah Jusuf dari Filateli
    Jakarta. Prangko khusus yang telah dibingkai dan ditandatangani pewaris karakter Gundala, Si Buta dari Gua Hantu, dan Sri Asih terjual di angka 8 juta rupiah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.