Butet Kartaredjasa Terkena Serangan Jantung Saat Pentas

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Butet Kertaredjasa. TEMPO/Nurdiansah

    Butet Kertaredjasa. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seniman Butet Kartaredjasa mengalami serangan jantung di tengah pementasan teater Kanjeng Sesepuh di Graha Budaya, Taman Ismail Marzuki. Meski begitu, dia tetap menyelesaikan aksi pentasnya setelah sempat pingsan di belakang panggung.

    Baca: Butet Kartaredjasa, Beda Membaca Teks dan Monolog

    Kondisi kesehatan Butet Kartaredjasa itu diungkapkan oleh penulis cerita teater Kanjeng Sesepuh, Agus Noor di laman Instagramnya. "Tentu saja menjadi cemas menegangkan, suasana di belakang panggung. Sementara di panggung, pentas terus berjalan. Para pemain tak tahu apa yang terjadi dengan Butet," tulis Agus, Sabtu, 23 Maret 2019.

    Agus menuturkan, kala itu Butet tergolek pucat seusai melakoni adegan Semar muncul di kuburan. Dalam pentas tersebut, Butet berperan sebagai Semar. Agus langsung memberikan tanda kepada para pemain untuk berimprovisasi tanpa kehadiran lakon Semar.

    Ketika pingsan, ujar Agus, tim produksi langsung melakukan pertolongan pertama hingga paramedis datang menolong Butet Kartaredjasa. Menurut dokter yang biasa merawatnya, saat pementasan enzim di jantung Butet naik hingga 100 kali lipat. Kondisi itu yang menyebabkan dia menjadi lemas kemudian pingsan.

    Baca juga: Saat Butet Berlakon Bak Soeharto di Acara Ulang Tahun Megawati

    Butet Kartaredjasa merasa lebih baik seusai ditangani paramedis. Dia sudah dapat berbicara dan ingin menuntaskan tugasnya sebagai Semar di pentas Kanjeng Sesepuh. "Butet langsung ingin naik ke atas panggung lagi," tulis Agus.

    Agus sempat penolak permintaan Butet naik lagi ke panggung karena kondisi kesehatannya yang mengkhawatirkan. "Kamu istirahat dulu. Nyawamu lebih penting dari pentas ini," ujar Agus kepada Butet Kartaredjasa.

    Seniman Butet Kartaredjasa membaca puisi berjudul Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana karya Alim Ulama KH Mustofa Bisri pada acara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 PDI Perjuangan di JCC, Jakarta, 10 Januari . ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Alih-alih menuruti omongan Agus, Butet Kartaredjasa malah tersenyum lebar dan yakin dapat menyelesaikan pementasan dengan baik. "Biarlah saya menuntaskan kewajiban saya dengan terhormat malam ini," kata Butet.

    Agus tidak dapat menolak keinginan Butet untuk menyelesaikan pentas tersebut. Dia harap-harap cemas di samping panggung saat Butet Kartaredjasa menunaikan profesinya sebagai seniman yang begitu berdedikasi tinggi untuk pementasan teater.

    Artikel lainnya: Cerita Butet Kartaredjasa Soal Video Puja-puji Freeport

    Butet Kartaredjasa akhirnya berhasil menjalankan kewajibannya sebagai pelakon Semar di pementasan tersebut. Agus menyebutnya sebagai aktor tua yang luar biasa. Butet begitu hebat mengkondisikan tubuhnya untuk memukau para penonton.

    Ketika pementasan berakhir, Butet Kartaredjasa langsung dilarikan ke rumah sakit. "Meski ia sebenarnya dia ingin tetap main siang ini dan nanti malam. Doakan yang terbaik buat kesehatannya," kata Agus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.