Yuanita Christiani Menikah di Kapal Pesiar Perairan Singapura

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yuanita Christiani. Instagram/@Yuanitachrist

    Yuanita Christiani. Instagram/@Yuanitachrist

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah empat tahun berpacaran, Yuanita Christiani dan Indra Wiguna Tjipto resmi menikah, yang acaranya digelar di Kapal Pesiar, pada Kamis, 7 Maret 2019 di perairan Singapura.

    Kabar bahagia pernikahan Yuanita Christiani dan Indra Wiguna Tjipto itu diketahui lewat Live Instagram di akun miliknya.

    Melalui Live IG itu, tampak prosesi pemberkatan itu berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Yuanita Christiani dan Indra terlihat serasi, bahagia dikelilingi oleh keluarga serta kerabat dekat yang hadir menyaksikan pernikahan mereka.

    Ayah Yuanita, Hermanto menyerahkan putriya kepada calon mempelai pria mengawali proses pemberkatan.

    “Saya titipkan putri saya Yuanita Christiani yang kami cintai untuk menjadi istrimu," ucap Hermanto sambil menyerahkan tangan Yuanita kepada Indra.

    "Saya minta untuk dijaga, disayangi, dan dicintai seperti kami mencintai, menyayangi, dan menjaga selama ini," tambah Hermanto.

    Kemudian acara berlanjut mendengarkan khotbah dari pendeta berupa nasehat yang kemudian berlanjut saling mengucap janji setia.

    "Saya Indra Wiguna Tjipto mengambil engkau, Yuanita Christiani, sebagai istri saya yang sah satu-satunya di hadapan Tuhan, gembala, dan jemaat sekalian," kata Indra sambil menatap lekat Yuanita.

    Baca: Yuanita Christiani Berubah Setelah Dilamar, Calonnya yang Minta

    Yuanita Christiani kemudian mengikutinya. "Saya Yuanita Christiani menerima engkau Indra Wiguna Tjipto sebagai suami saya yang sah dan satu satunya di hadapan Tuhan, gembala, dan jemaat sekalian," kata Yuanita dengan berlinang air mata.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.